Dana Ketahanan Pangan 20% Pertahunnya Diduga Dijadikan Alat Untuk Memperkaya Diri Oknum Kades Karang Tengah
Bogor Patrolinews86-Program Ketahanan Pangan sudah menjadi amanat pemerintah untuk setiap desa pertahunnya harus melaksanakan ketahanan pangan sesuai Perpres 104 tahun 2021 Dana Desa (DD) 20% di gunakan untuk ketahanan pangan hewani dan nabati.
Akan tetapi lain halnya dengan oknum Kepala Desa Karang Tengah Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor. Dana Desa 20% untuk ketahanan pangan pertahunnya dari mulai 2022-2023 hingga 2024 Diduga tidak efekti dan dijadikan ladang untuk memperkaya diri sendiri Oknum Kades Karang Tengah
Hal ini dikatakan salah satu sumber yang tidak mau di sebut namanya ia mengatakan” Pada tahun 2022 Dana Ketahanan pangan untuk Pembelian Sapi yang di bagikan ke-setiap Rw Sedesa Karang Tengah dengan jumlah RW ada 16 Rw Per Rw Rata Rata Dikasih Dana Ketahanan Pangan Untuk 2 sapi , Namun setelah Setahun Kami menjual sapi tersebut atas perintah kades Karang Tengah dan uangya sayah kasih ke pak sekdes Karang Tengah mantu pak kades, Setelah itu sayah tidak tau uang nya di kemana in”ucap sumber.
“Sedangkan pada tahun 2023 untuk dana ketahanan pangan Desa Karang Tengah menganggarkan lagih sebesar Rp 303.000.000 untuk pembelian sapi , ditahun 2022 aja dana ketahanan pangan tidak jelas sudah di anggarkan lagih ini setiap tahun nya seperti ini ” Ucap sumber lain dilapangan.
Kemudian Kami awak media pada hari minggu Tanggal 22-09-2024 mendatangi Rumah oknum Kades Karang Tengah Sohandi untuk minta kejelasan dari informasi tersebut dan ketika di pertanyakan tentang Dana Ketahanan Pangan tersebut ia mengatakan “Semua nya Rw saya akan hadirkan dan saya tidak pernah menerima yang dari para Rw dari hasil penjualan sapi , saya tidak menerima uang tersebut” Ungkap Sohandi Kades Karang Tengah.
Ditempat terpisah salah satu Rw di Desa Karang Tengah Memberikan penjelasan tentang dana Ketahanan pangan untuk pembelian sapi yang diduga tidak efektif “Betul dengan adanya penjualan sapi tersebut dan yang punya saya pun di jual atas perintah kades uang nya pun di berikan ke pak kades”jelas Rw
Untuk itu diharap kepada APH diharap yurunbtangan menyikapi hal ini agar benar dan tidaknya masalah ketahanan pangan ini bermasalah bisa terungkap ,karena kalau dibiarkan khawatir akan ada kerugian negara yang mengarah pada KKN. Untuk itu diharap semuanya bisa diusut tuntas biar semuanya terang benderang.
Lip ilm
























