Dugaan Pengolahan Limbah Pempes Tak Layak Pakai aph harus bertindak tegas

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR – patrolinews86.com -Praktik industri rumahan yang diduga mengolah kembali popok bayi (pampers) sisa produksi atau produk reject tak layak pakai kini menjadi sorotan warga Kegiatan ini dilaporkan beroperasi di wilayah Desa Cibitung tengah Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor.
​Dugaan Pelanggaran Kesehatan dan Lingkungan.

 

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, pabrik rumahan tersebut diduga mengumpulkan limbah pampers yang seharusnya dimusnahkan, lalu mengolahnya kembali untuk diedarkan atau digunakan sebagai bahan baku produk tertentu. Hal ini memicu kekhawatiran serius terkait:
​Higienitas Produk: Barang sisa produksi atau reject seringkali membawa bakteri atau zat kimia yang tidak terkontrol
​Pencemaran Lingkungan: Proses pembersihan dan pemisahan bahan limbah berpotensi mencemari sumber air warga sekitar.

​Legalitas Izin: Diduga kuat operasional pabrik rumahan ini tidak memiliki izin resmi dari Dinas Lingkungan Hidup maupun Dinas Kesehatan
​Desakan Tindakan Tegas dari Aparat
​Warga dan pengamat lingkungan mendesak agar Aparat Penegak Hukum (APH) serta dinas terkait di lingkungan Pemkab Bogor segera turun ke lapangan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak).

​”Jika dibiarkan, ini bukan hanya masalah persaingan usaha yang tidak sehat, tapi masalah keselamatan konsumen dan kesehatan masyarakat Tenjolaya. Kami meminta pihak berwajib segera bertindak sebelum dampaknya meluas,” ungkap salah satu nara sumber yang enggan disebutkan namanya.

​Poin Tuntutan Masyarakat:
​Pihak Kepolisian (Polres Bogor): Segera melakukan penyelidikan terkait dugaan pelanggaran hukum produksi
​Dinas Kesehatan: Memastikan produk yang dihasilkan tidak membahayakan kesehatan publik
​Dinas Lingkungan Hidup (DLH): Meninjau pengelolaan limbah di lokasi tersebut ( Cahya)

Berita Terkait

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?
Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan
BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?
Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD
Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah
APAKAH BISA PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM (PMH) DI SELESAIKAN MELALUI ARBITRASE
Diduga Edarkan 48 Butir Obat Hexymer, Dua Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Pekalongan
Asas Final and Binding Hasil Kesepakatan Keadilan Restoratif
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah

Berita Terbaru

Uncategorized

Vaveya Freispiele – Übersicht und Optionen

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB

Uncategorized

Emberluck tours gratuits : aperçu complet et options

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB

Uncategorized

Paamebet tours gratuits : guide de sécurité complet 2024

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB