Kompi Bersama Komisi II DPRD Indramayu Temui Dirjen KKP Bahas PSN Revitalisasi Tambak

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu – Patrolinews86.com
Aksi yang dilakukan Kompi beberapa hari yang lalu masih belum ada titik temu. Sehingga ketua Komisi II DPRD Kabupaten Indramayu Imron Rojali menyampaikan pihaknya telah telah bertemu dengan Direktur Jenderal Perikanan RI, TB Haeru Rahayu pada hari Seninb(13/04/2026).
Pertemuan tersebut membahas rencana Proyek Strategis Nasional (PSN) revitalisasi tambak di wilayah Pantai Utara (Pantura) yang menjadi perhatian Pemerintah Pusat dan Daerah.

 

“Alhamdulillah kami dapat bertemu langsung dengan Dirjen beserta beberapa Direktur untuk berdiskusi terkait PSN revitalisasi tambak pantai”, ujar Imron.

Dalam forum tersebut, komisi II turut mengajak Kompi sebagai perwakilan tembak yang telah lama mengelola tambak di kawasan yang direncanakan masuk dalam program proyek PSN.
Perwakilan Kompi yang hadir terdiri dari Ketua, sekretaris dan pendiri serta jajaran pengurus lainnya. Mereka menyampaikan sejumlah aspirasi khususnya terkait keberlanjutan usaha tambak di lahan milik Perhutani.

 

Kompi mengusulkan beberapa opsi apabila proyek tetap berjalan yakni skema kemitraan sebagai prioritas, pemberian ganti rugi atau pergeseran titik lokasi proyek. Menurut mereka sebagian titik kordinat yang telah ditetapkan saat ini berada di lahan yang sudah beralih fungsi menjadi pesawahan maupun pemukiman warga, sehingga berpotensi menimbulkan persoalan sosial.

“Oleh karena itu, kami meminta agar titik lokasi di geser yang akan digarap dapat dikaji ulang dan jika memungkinkan dialihkan ke lahan yang belum produktif,” ujar perwakilan Kompi.

Imron menyebut diskusi berlangsung terbuka dan menghasilkan sejumlah perkembangan yang dinilai mengarah pada solusi bersama. Ia juga menekankan pentingnya forum komunikasi yang berkelanjutan.
” Kami berharap ruang diskusi tetap terbuka agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat dan proses penyelesaian dapat berjalan lebih cepat”, katanya.

Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada keputusan terkait nominal kerohiman bagi petambak. Seluruh proses masih dalam tahap kajian termasuk penilaian dan penetapan lokasi.

Kami menghimbau semua pihak untuk bersabar dan tidak terpancing oleh informasi yang tidak jelas dan tidak pasti. Kami berupaya untuk cari solusi yang terbaik bagi semua, pungkasnya. (Agus Sulist/Az)

Berita Terkait

Aktivis Anak Bangsa Gelar Aksi di UPI, Desak Pengusutan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Rektor
PW-FRN Counter Polri Siap Kawal Kasus Besar Korupsi di Kota Cirebon
Pengacara Toni RM Akan Laporkan Penyidik ke Propam Polda, Akibat WA Terdakwa Hilang Sebagai Barang Bukti
*Penyerobotan Lahan Perhutani, Adanya Dugaan Keterlibatan Anak Oknum Pejabat Daerah*
Massa GEMI Geruduk Kejaksaan Negeri Indramayu Dan Perusahaan Daerah Plat Merah PDAM Serta PT. BWI
Dugaan Pengolahan Limbah Pempes Tak Layak Pakai aph harus bertindak tegas
Kejari Kabupaten Bandung Tahan Dirut PT. BDS*
PW-FRN Counter Polri Siap Laporkan Galian C Ilegal dan Dugaan Mafia Tambang di Ciayumajakuning
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:54 WIB

Aktivis Anak Bangsa Gelar Aksi di UPI, Desak Pengusutan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Rektor

Kamis, 16 April 2026 - 09:30 WIB

PW-FRN Counter Polri Siap Kawal Kasus Besar Korupsi di Kota Cirebon

Kamis, 16 April 2026 - 07:04 WIB

Pengacara Toni RM Akan Laporkan Penyidik ke Propam Polda, Akibat WA Terdakwa Hilang Sebagai Barang Bukti

Kamis, 16 April 2026 - 06:25 WIB

*Penyerobotan Lahan Perhutani, Adanya Dugaan Keterlibatan Anak Oknum Pejabat Daerah*

Kamis, 16 April 2026 - 06:22 WIB

Massa GEMI Geruduk Kejaksaan Negeri Indramayu Dan Perusahaan Daerah Plat Merah PDAM Serta PT. BWI

Berita Terbaru

slot