Masyarakat Petani Tambak Indramayu Menolak Revitalisasi Tambak

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu-Patrolinews86.com
Petambak yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (Kompi) menggelar aksi demonstrasi di Kabupaten Indramayu, Kamis (02/04/2026). Mereka menyuarakan penolakan terhadap proyek Revitalisasi Tambak Pantai Utara (Pantura) yang merupakan program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Berdasarkan surat pemberitahuan aksi unjuk rasa ke Polres Indramayu, sekitar kurang lebih 1.500 petambak dari empat kecamatan ikut dalam aksi ini. Massa berkumpul di kawasan Kuliner Cimanuk (Kulcim), lalu berjalan kaki menuju Pendopo Indramayu sambil melakukan orasi.
Koordinator aksi H. Juhadi saat dikonfitmasi oleh awak Media menegaskan bahwa program tersebut dinilai merugikan masyarakat. Para petambak khawatir akan kehilangan mata pencaharian karena lahan tambak yang telah mereka kelola selama puluhan tahun terancam diambil alih.
“Kami menolak keras proyek ini. Tambak yang sudah digarap puluhan tahun mau dirampas,” tegas H. Juhadi, ucapnya.

Menurut data yang dimiliki KOMPI, proyek revitalisasi ini akan menyasar sekitar 2.264 hektare lahan tambak di Indramayu. Dampaknya, sekitar 1.000 petambak dan ribuan pekerja yang bergantung pada sektor tersebut terancam kehilangan penghasilan.
Tak hanya itu, warga juga mengeluhkan tidak adanya sosialisasi sebelum dilakukan pematokan lahan. Mereka mengaku kaget karena tiba-tiba muncul tanda batas di area tambak tanpa izin, ungkap H Juhadi.
Situasi sempat memanas ketika massa tidak berhasil menemui Bupati Indramayu, Lucky Hakim. Aksi dorong-dorongan pun terjadi antara demonstran dan aparat keamanan di depan Pendopo sehingga fasilitas di sekitar pendopo mengalami kerusakan.
Perwakilan Pemkab Indramayu yang hadir saat itu menyatakan bahwa seluruh aspirasi warga akan ditampung. Namun, terkait penghentian proyek, mereka menegaskan hal itu menjadi kewenangan pemerintah pusat khususnya Kementrian Pertanian. (Agus Sulist)

Berita Terkait

Surnata Warga Miskin Tertahan 2 Hari 1 Malam di RSUD Indramayu Akibat Terbebani Tagihan Rp.22 Juta
Operasi Sarang Narkoba di Kajen, Polisi Periksa Pengunjung Hiburan 
Safari Subuh Polsek Pekalongan Selatan, Jadi Ruang Silaturahmi dan Komunikasi Kamtibmas.
1 REMAJA DIDUGA GENK MOTOR TEWAS, 3 KRITIS DIMASSA WARGA
Himbauan Perda Mihol 0 Persen, Secara Terbuka Miras Malah Dipajang Jadi Hadiah Lempar Gelang di Pasar Malam Kedokan Bunder Indramayu
Ratusan Pelajar SMAN 1 Tukdana Dibawa Ke Fasilitas Kesehatan Diduga Keracunan Bantuan MBG
Diduga Korsleting Kulkas, Warung Kopi di Lahan Perhutani Mesoyi Talun Ludes Terbakar
Rumah Sakit MM Indramayu Terbakar Diduga Api Berasal Dari Bangunan Gudang Hemodialisa RS MM
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Surnata Warga Miskin Tertahan 2 Hari 1 Malam di RSUD Indramayu Akibat Terbebani Tagihan Rp.22 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Operasi Sarang Narkoba di Kajen, Polisi Periksa Pengunjung Hiburan 

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Safari Subuh Polsek Pekalongan Selatan, Jadi Ruang Silaturahmi dan Komunikasi Kamtibmas.

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:04 WIB

1 REMAJA DIDUGA GENK MOTOR TEWAS, 3 KRITIS DIMASSA WARGA

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Himbauan Perda Mihol 0 Persen, Secara Terbuka Miras Malah Dipajang Jadi Hadiah Lempar Gelang di Pasar Malam Kedokan Bunder Indramayu

Berita Terbaru

Uncategorized

Vaveya Freispiele – Übersicht und Optionen

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB

Uncategorized

Emberluck tours gratuits : aperçu complet et options

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB

Uncategorized

Paamebet tours gratuits : guide de sécurité complet 2024

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB