Aktivis Wilayah Selatan Kota Cirebon Desak Pemkot dan DLH Segera Tangani Overload TPA Kopiluhur

Selasa, 17 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA CIREBON, PATROLI NEWS86. COM

– Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di wilayah selatan Kota Cirebon kembali menjadi sorotan publik. Aktivis wilayah selatan Kota Cirebon, Harun Sutejo, mendesak Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon untuk segera mengambil langkah cepat dan solusi konkret terkait kondisi TPA Kopiluhur yang mengalami overload, Senin ( 16/3/2026).

Menurut Harun, kondisi TPA yang berada di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon tersebut sudah sangat mengkhawatirkan. Tumpukan sampah yang terus meningkat dinilai berpotensi menimbulkan dampak serius bagi lingkungan, kesehatan masyarakat, serta mencemari kawasan sekitar.

“Situasi di TPA Kopiluhur saat ini sudah sangat memprihatinkan. Tumpukan sampah semakin menggunung dan dikhawatirkan dapat menimbulkan berbagai masalah lingkungan seperti pencemaran udara, air, hingga potensi penyakit bagi warga sekitar,” tegas Harun kepada awak media.

Ia menilai, pemerintah daerah tidak boleh menunda penanganan persoalan tersebut karena menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat. Menurutnya, perlu ada langkah cepat, terukur, dan transparan dari pemerintah dalam menangani persoalan sampah yang kian kompleks.

Harun juga mendorong Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon agar tidak hanya melakukan penanganan sementara, tetapi juga menyiapkan solusi jangka panjang, seperti optimalisasi pengelolaan sampah, peningkatan kapasitas pengolahan, hingga program pengurangan sampah dari sumbernya.

“Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa langkah nyata, bukan tidak mungkin TPA Kopiluhur akan semakin tidak terkendali. Pemerintah harus segera mengambil kebijakan strategis agar persoalan ini tidak menjadi bom waktu bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Harun juga meminta Pemerintah Kota Cirebon membuka ruang transparansi kepada publik terkait rencana penanganan overload TPA Kopiluhur. Ia menilai keterbukaan informasi penting agar masyarakat mengetahui langkah-langkah konkret yang sedang dan akan dilakukan oleh pemerintah.

Aktivis wilayah selatan Kota Cirebon berharap pemerintah dapat segera bertindak cepat sebelum kondisi TPA semakin parah dan menimbulkan dampak yang lebih luas bagi lingkungan serta masyarakat sekitar.

“Ini bukan hanya persoalan sampah, tetapi juga menyangkut masa depan lingkungan dan kesehatan warga Kota Cirebon,” pungkasnya.

( Hn/ red)

Berita Terkait

Dewan Kesenian Indramayu Tampilkan Pameran Seni “Pametonan” Semarakkan HUT ke-25
Warga Penyindangan Kulon “Menjerit”! Perumdam Tirta Darma Ayu Disorot 2 Bulan Air Tidak Mengalir
Halal bi Halal Warga Masyarakat Kelurahan Gergunung Klaten.
Masyarakat Petani Tambak Indramayu Menolak Revitalisasi Tambak
Halal bi halal dan Rapat Kerja PSHT Cabang Lampung Tengah
Dokter Rutan Kelas IIB Boyolali Cek Kesehatan WBP di Blok Hunian dan Sosialisasikan Bantuan Hidup Dasar.
AIPDA LEONARDO SALURKAN DONASI KEPADA PENDERITA TUMOR GANAS,
Diduga Ada Penggiringan Oknum Wali Kelas, Ratusan Paket MBG di Paseh Dikembalikan Wali Murid
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 13:45 WIB

Dewan Kesenian Indramayu Tampilkan Pameran Seni “Pametonan” Semarakkan HUT ke-25

Jumat, 10 April 2026 - 14:54 WIB

Warga Penyindangan Kulon “Menjerit”! Perumdam Tirta Darma Ayu Disorot 2 Bulan Air Tidak Mengalir

Jumat, 10 April 2026 - 14:36 WIB

Halal bi Halal Warga Masyarakat Kelurahan Gergunung Klaten.

Jumat, 3 April 2026 - 18:24 WIB

Masyarakat Petani Tambak Indramayu Menolak Revitalisasi Tambak

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:09 WIB

Halal bi halal dan Rapat Kerja PSHT Cabang Lampung Tengah

Berita Terbaru

PEMERINTAH DAN PARLEMEN

HNSI Indramayu Prihatin Adanya Pungli Terjadi Pada Nelayan Kecil Indramayu

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:43 WIB

slot