FORMAT ( forum anak lahat) Desak Kejari Lahat Untuk Periksa Mantan Ketua KPU Nana Priyatna

Jumat, 3 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORMAT ( forum anak lahat) Desak Kejari Lahat Untuk Periksa Mantan Ketua KPU Nana Priyatna

 

Lahat—Sumsel : Patrolinews86.com.com – Sejumlah masa yang menamakan dirinya Forum Anak Lahat (Format) melakukan orasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Lahat, Jum’at (3/5).

Kehadiran masa yang di komandoi oleh Elan Setiawan dan Fauzi Anwar selaku Kordinator aksi lapangan mendesak Kejari Lahat untuk memeriksa Nana Priana saat menjabat ketua KPU Kabupaten Lahat Periode 2018-2023 telah meminta sejumlah uang kepada para peserta seleksi panitia pemilihankecamatan (PPK) di beberapa wilayah Kecamatan yang ada di di Kabupaten Lahat.

Orasi masa ini mendapatkan pengawalan ketat dari anggota Kepolisian Polres Lahat dan Sat Pol-PP Lahat saat menggelar aksinya.

Dalam orasinya Elan Setiawan mengatakan sebagai putra asli Kabupaten Lahat hadir disini memiliki tujuan untuk memerangi korupsi, kolusi nepotisme (KKN) di wilayah Sumsel khususnya Kabupaten Lahat.

Perihal apa yang dilakukan oleh Nana Priana saat menjabat sebagai Ketua KPU Lahat saat seleksi penerimaan PPK sudah keterlaluan.

“Kami hadir pada hari ini meminta Kejaksaan Negeri Lahat untuk memeriksa Nana Priyatna yang meminta sejumlah uang kepada peserta seleksi,” Ujar Pria yang akrab disapa Bung Elan itu.

Selanjutnya Fauzi Anwar saat berorasi menyampaikan dalam persidangan dewan kehormatan penyelenggara pemilu (DKPP) saksi yang dihadirkan mengatakan, Nana Priyatna menjamin peserta seleksi yang memberikan uang dapat lolos menjadi Anggota PPK.

“Mantan Ketua KPU Lahat Nana ini akan meloloskan peserta apabila membayar Rp 10 juta sampai dengan Rp 15 Juta, Ini peserta tes dimintai bukan peserta yang menawarkan diri,” Ujarnya.

Fauzi menjelasakan berdasarkan keterangan salah seorang peserta bernama Lia saat sidang DKPP yang menyebut bahwa dirinya dijamin kelolosannya sebagai Anggota PPK oleh Nana ( Ketua KPU saat itu) dengan syarat memberikan uang. Permintaan ini juga disampaikan Nana kepada beberapa orang.

Dalam persidangan DKPP Nana mengakui pernah menemui para Saksi yang dihadirkan dalam sidang ini bersama mantan Anggota KPU Kabupaten Lahat yang kini telah meninggal dunia Jalaludin.

Atas perbuatan mantan ketua KPU Lahat tersebut Format menilai sudah termasuk dalam indikasi korupsi, kolusi, Nepotisme dan memohon Kejari Lahat untuk memeriksa kembali ketua KPU tersebut.

Usai melakukan orasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Lahat perwakilan masa diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Toto Roedianto didampingi para Kasi.

Kajari Lahat Toto Rudianto menyampaikan terimakasih kepada Format yang telah datang berorasi dengan tertib di Kantor Kejari Lahat.

Atas dugaan yang dilakukan Ketua KPU Lahat Nana Priyatna, Dirinya menerima laporan yang di sampaikan oleh perwakilan Format.

“Kejaksaan Negeri Lahat akan memproses laporan ini secara profesional dan proporsional,” Tegasnya.

Selanjutnya, Kajari Lahat Toto Rudianto akan menelaah kembali laporan yang diberikan Format apakah ada indikasi yang mengarah ke tindakan KKN.

Dalam menindaklanjuti laporan ini, Kajari Lahat meminta Format untuk bersabar karena perlu waktu untuk mempelajari laporan yang disampaikan oleh Format.

Agus*M

Berita Terkait

Bupati Indramayu Adakan Acara Hadiyu Akbar Pertama Di Pendopo Indramayu Wujudkan Silaturahmi Menuju Indramayu Reang
Bupati Dian Tekankan Peran Strategis Penyuluh KB.Kukuhkan Pengurus IPeKB Kuningan 2026–2030,
Cerita di Balik Candi Plaosan: Cinta yang Indah dari Dua Hal yang Berbeda.
Puncak Acara Festival Candi Kembar Plaosan Klaten Bawa Pesan Kerukunan dan Perdamaian Dunia. 
Pelantikan AMKI Sumsel Penuh Antusiasme, Tokoh Media dan Pejabat Hadir
Aktivis Anti Korupsi Cirebon Desak Pemkot Bangun GOR dan Lapangan Sepak Bola di Argasunya
Diskominfo Kabupaten Pekalongan Selenggarakan Rapat Kordinasi Dorong KIM Perkuat Peran Informasi Publik Berbasis Masyarakat
Berita tentang adanya dugaan MBG Tidak disalurkan diduga di korup, inilah kata SPPG dan Yayasan 

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 16:00 WIB

Bupati Indramayu Adakan Acara Hadiyu Akbar Pertama Di Pendopo Indramayu Wujudkan Silaturahmi Menuju Indramayu Reang

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WIB

Bupati Dian Tekankan Peran Strategis Penyuluh KB.Kukuhkan Pengurus IPeKB Kuningan 2026–2030,

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:36 WIB

Cerita di Balik Candi Plaosan: Cinta yang Indah dari Dua Hal yang Berbeda.

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:25 WIB

Puncak Acara Festival Candi Kembar Plaosan Klaten Bawa Pesan Kerukunan dan Perdamaian Dunia. 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:04 WIB

Pelantikan AMKI Sumsel Penuh Antusiasme, Tokoh Media dan Pejabat Hadir

Berita Terbaru

eropa365 https://dadunation.it.com/