Bupati Dian Tekankan Peran Strategis Penyuluh KB.Kukuhkan Pengurus IPeKB Kuningan 2026–2030,

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUNINGAN patrolinews86.com – Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, secara resmi mengukuhkan jajaran Dewan Pengurus Cabang Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana Indonesia (DPC IPeKB) Kabupaten Kuningan masa bakti 2026–2030, Senin (25/05/2026) di Pendopo Bupati Kuningan.

Pengukuhan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pengurus Daerah IPeKB Indonesia Provinsi Jawa Barat Nomor 05/Kep/IPeKB-IND/DPD JBR/V/2026 tentang Pengesahan DPC IPeKB Kabupaten Kuningan Masa Bakti 2026–2030. Sebelumnya, pengurus telah dilantik oleh Ketua DPD IPeKB Provinsi Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Dian menegaskan, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintah dalam membangun keluarga yang berkualitas serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Penyuluh KB tidak hanya berfokus pada program keluarga berencana, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya membangun masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dian juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik dan dikukuhkan. Ia menekankan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar untuk memperkuat peran organisasi dalam mendukung pembangunan keluarga di Kabupaten Kuningan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuningan, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus. Amanah ini adalah kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesional, solid, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti berbagai tantangan sosial yang dihadapi saat ini, seperti stunting, pernikahan usia dini, kemiskinan, hingga rendahnya kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, hal tersebut membutuhkan peran aktif penyuluh KB sebagai pendamping, motivator, fasilitator, sekaligus agen perubahan di tengah masyarakat.

“Para penyuluh KB harus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai penggerak perubahan sosial,” tegasnya.

Bupati Dian juga menekankan pentingnya penguatan Program Bangga Kencana melalui edukasi masyarakat, peningkatan kualitas pengasuhan anak, penguatan ketahanan keluarga, serta pendampingan keluarga berisiko stunting secara berkelanjutan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kuningan, H. Apip Ropi’i, menyampaikan bahwa pembangunan keluarga merupakan salah satu fokus utama menuju Indonesia Emas 2045.

Ia menegaskan bahwa PKB/PLKB memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam fungsi edukasi, pendampingan, penggerakan, dan pemberdayaan keluarga.

“IPeKB diharapkan menjadi wadah penguatan profesionalisme, kompetensi, solidaritas, serta pengembangan kapasitas penyuluh KB,” ujarnya.

Ia juga menyoroti sejumlah program prioritas Kemendukbangga/BKKBN seperti percepatan penurunan stunting, GENTING, TAMASYA, GATI, serta penguatan ketahanan keluarga dan lansia berdaya yang membutuhkan dukungan aktif penyuluh KB.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap IPeKB semakin memperkuat peran strategisnya dalam mendukung pembangunan keluarga yang tangguh, harmonis, dan berkualitas serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Screenshot 20260525 141324

Berita Terkait

Cerita di Balik Candi Plaosan: Cinta yang Indah dari Dua Hal yang Berbeda.
Puncak Acara Festival Candi Kembar Plaosan Klaten Bawa Pesan Kerukunan dan Perdamaian Dunia. 
Pelantikan AMKI Sumsel Penuh Antusiasme, Tokoh Media dan Pejabat Hadir
Aktivis Anti Korupsi Cirebon Desak Pemkot Bangun GOR dan Lapangan Sepak Bola di Argasunya
Diskominfo Kabupaten Pekalongan Selenggarakan Rapat Kordinasi Dorong KIM Perkuat Peran Informasi Publik Berbasis Masyarakat
Berita tentang adanya dugaan MBG Tidak disalurkan diduga di korup, inilah kata SPPG dan Yayasan 
Dedi Aryanto Kembali Pimpin HNSI Indramayu 2026–2031, HNSI Jadikan Rumah Besar Nelayan
Pemkab Indramayu Gencarkan Betonisasi Jalan Karangsinom–Gabuskulon dan Kedungdawa Guna Memperlancar Hasil Petanian dan Dagang
Tag :

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WIB

Bupati Dian Tekankan Peran Strategis Penyuluh KB.Kukuhkan Pengurus IPeKB Kuningan 2026–2030,

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:36 WIB

Cerita di Balik Candi Plaosan: Cinta yang Indah dari Dua Hal yang Berbeda.

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:25 WIB

Puncak Acara Festival Candi Kembar Plaosan Klaten Bawa Pesan Kerukunan dan Perdamaian Dunia. 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:04 WIB

Pelantikan AMKI Sumsel Penuh Antusiasme, Tokoh Media dan Pejabat Hadir

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:00 WIB

Aktivis Anti Korupsi Cirebon Desak Pemkot Bangun GOR dan Lapangan Sepak Bola di Argasunya

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Datangnya Kematian Menjadi Pengingat Bagi Manusia

Senin, 25 Mei 2026 - 07:52 WIB

WARTA DESA

Bupati Dian Resmikan Kampung KB Sangga Buana Cijoho,

Senin, 25 Mei 2026 - 07:50 WIB

LINTAS DAERAH

Jangan Sampai Dunia Membutakan Hati dan Melalaikan Ibadah

Senin, 25 Mei 2026 - 07:45 WIB

eropa365 https://dadunation.it.com/