Klaten – Patrolinews86.com. – Puncak acara Festival Candi Kembar di Desa Bugisan, Prambanan, Klaten, pada Sabtu [23/05/2026] menjadi momentum penguatan kerukunan lintas agama yang akan dibawa ke tingkat internasional. Pesan perdamaian dari Candi Plaosan ini direncanakan menjadi bagian dari agenda Pekan Kerukunan Internasional di Manado, Oktober 2026 mendatang.
Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, menegaskan bahwa festival ini adalah wujud nyata nilai sejarah Candi Plaosan yang menjunjung tinggi kerukunan dan perdamaian.
“Festival Candi Kembar ini wujud dari ungkapan sejarah Candi Plaosan adanya kerukunan dan perdamaian untuk dunia,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Harian Panitia Pelaksana Pekan Kerukunan Internasional Manado, Evans Steven Liow,S.Sos, M.M., yang hadir langsung di Festival Candi Kembar, memberikan apresiasi tinggi.
Menurutnya, semangat toleransi yang hidup di Prambanan sejak abad ke-9 relevan untuk memperkuat kerukunan global.
“Festival ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerukunan dan menyebarkan pesan perdamaian bagi dunia. Nilai ini akan kami bawa dalam Pekan Kerukunan Internasional di Manado Oktober mendatang,” kata Evans.
Festival Candi Kembar sendiri menampilkan perpaduan budaya, sejarah, dan kerukunan lintas agama. Rangkaian acara ditutup dengan tradisi _rebutan gunungan_ sebagai simbol berbagi berkah dan kebersamaan tanpa memandang latar belakang.
Panitia berharap pesan kerukunan dari Klaten ini dapat menginspirasi upaya perdamaian di tingkat nasional hingga internasional.
( Budiharjo )
























