KOTA CIREBON, PATROLINEWS86. COM— Persatuan Wartawan Fast Respon (PW-FRN) Counter Polri menyatakan komitmennya untuk memantau dan mengawal sejumlah kasus dugaan korupsi besar yang terjadi di Kota Cirebon.
Beberapa kasus yang menjadi sorotan di antaranya dugaan korupsi di PERUMDA Bank Pasar Cirebon, kasus Dana Alokasi Umum (DAU) Spesifik Grant, serta dugaan penyimpangan di PD Pembangunan, rabu ( 15/4/2026).
Ketua PW-FRN Counter Polri Cirebon Raya, Ridho R, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses penanganan kasus-kasus tersebut agar berjalan transparan dan sesuai dengan hukum yang berlaku.
Dalam keterangannya kepada awak media di salah satu hotel di Cirebon, Ridho juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta mengawasi jalannya proses hukum.
“Kami mengajak masyarakat Cirebon untuk bersama-sama memantau kasus korupsi ini. Penanganannya harus serius oleh aparat penegak hukum (APH) dan jangan sampai ‘masuk angin’,” tegasnya.
Ridho menambahkan, para pelaku korupsi harus diberikan hukuman yang setimpal agar menimbulkan efek jera.
“Koruptor harus dihukum berat, bahkan bila perlu dimiskinkan, agar menjadi pelajaran bagi semua pihak,” pungkasnya.
( Hn/red)























