8 Remaja Terduga Gangster Menangis di Hadapan Orang Tua dan Sampaikan Penyesalan di Depan Polisi dan Guru

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

8 Remaja Terduga Gangster Menangis di Hadapan Orang Tua dan Sampaikan Penyesalan di Depan Polisi dan Guru

Polres pekalongan – Polda Jateng –  Patrolinews86.com – Polsek Wiradesa melakukan pembinaan terhadap 8 remaja terduga anggota gangster, Kamis (01/05/2025). Suasana haru pun menyelimuti Mapolsek Wiradesa saat 8 remaja tersebut diminta menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di hadapan orang tua, guru, dan petugas kepolisian.

Dengan suara terbata dan mata mengeluarkan air mata, para pelajar yang sebelumnya terlibat aksi kenakalan jalanan ini mengakui kesalahan mereka dan berjanji tidak akan mengulanginya.

Kapolsek Wiradesa AKP Maman Sugiarto, S.H., M.H saat dikonfirmasi mengatakan, kegiatan pembinaan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis yang diterapkan oleh Polsek Wiradesa, sebagai langkah preventif untuk menyelamatkan generasi muda dari pengaruh buruk lingkungan.

Tidak hanya ditegur, para remaja juga diberi kesempatan kedua untuk memperbaiki diri dengan pengawasan ketat dari keluarga dan sekolah.

Iptu Maman menambahkan, meskipun mereka sempat terindikasi melakukan tindakan yang meresahkan, pihak Kepolisian memilih pendekatan yang lebih edukatif sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda.

“Kami menilai mereka masih berada pada usia yang labil dan butuh bimbingan. Oleh karena itu, pendekatan yang kami lakukan lebih kepada pembinaan, bukan penghukuman.”

“Tapi kami tegaskan, jika perbuatan ini diulangi, proses hukum akan kami tempuh,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, para orang tua dihadirkan juga perwakilan dari sekolah masing-masing. Mereka diberikan arahan langsung oleh Kapolsek dan diminta untuk melaksanakan wajib lapor secara berkala.

“Para pelajar diminta untuk secara langsung meminta maaf, kepada orang tua dan guru atas tindakan yang mereka lakukan. Mereka menangis dan menundukkan kepala serta menyampaikan permintaan maaf,” ucapnya.

Iptu Maman menambahkan, setelah pembinaan selesai, para remaja tersebut dikembalikan kepada orang tua dan pihak sekolah.

Pihaknya juga menekankan, bahwa pengawasan dan pembinaan lanjutan menjadi tanggung jawab bersama.

“Kita tidak bisa menyerahkan semuanya ke polisi. Peran keluarga dan sekolah sangat penting dalam membentuk karakter anak-anak ini,” imbuhnya.

Langkah ini merupakan bagian dari kampanye ‘Satu Hari Satu Kebaikan’ dan wujud nyata program Polri untuk masyarakat, di mana Polsek Wiradesa menunjukkan komitmennya tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pembina sosial yang hadir di tengah masyarakat.

“Dengan upaya dan langkah-langkah ini diharapkan muncul efek jera sekaligus membuka peluang perubahan bagi para remaja agar kembali ke jalur yang benar, menuntut ilmu, dan berkontribusi positif di lingkungannya,” tambahnya. ( dewi)

IMG 20250501 WA0049

IMG 20250501 WA0050 1

Berita Terkait

Aktivis Anak Bangsa Gelar Aksi di UPI, Desak Pengusutan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Rektor
PW-FRN Counter Polri Siap Kawal Kasus Besar Korupsi di Kota Cirebon
Pengacara Toni RM Akan Laporkan Penyidik ke Propam Polda, Akibat WA Terdakwa Hilang Sebagai Barang Bukti
*Penyerobotan Lahan Perhutani, Adanya Dugaan Keterlibatan Anak Oknum Pejabat Daerah*
Massa GEMI Geruduk Kejaksaan Negeri Indramayu Dan Perusahaan Daerah Plat Merah PDAM Serta PT. BWI
Dugaan Pengolahan Limbah Pempes Tak Layak Pakai aph harus bertindak tegas
Kejari Kabupaten Bandung Tahan Dirut PT. BDS*
PW-FRN Counter Polri Siap Laporkan Galian C Ilegal dan Dugaan Mafia Tambang di Ciayumajakuning
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:54 WIB

Aktivis Anak Bangsa Gelar Aksi di UPI, Desak Pengusutan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Rektor

Kamis, 16 April 2026 - 09:30 WIB

PW-FRN Counter Polri Siap Kawal Kasus Besar Korupsi di Kota Cirebon

Kamis, 16 April 2026 - 07:04 WIB

Pengacara Toni RM Akan Laporkan Penyidik ke Propam Polda, Akibat WA Terdakwa Hilang Sebagai Barang Bukti

Kamis, 16 April 2026 - 06:25 WIB

*Penyerobotan Lahan Perhutani, Adanya Dugaan Keterlibatan Anak Oknum Pejabat Daerah*

Kamis, 16 April 2026 - 06:22 WIB

Massa GEMI Geruduk Kejaksaan Negeri Indramayu Dan Perusahaan Daerah Plat Merah PDAM Serta PT. BWI

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Siswa Kelas 6 SD Negeri 3 Way Terusan Gelar Kegiatan Olahraga

Jumat, 17 Apr 2026 - 11:38 WIB

slot