Pelecehan Seksual Oleh Dokter Iril Kini bertambah Jadi 5 Orang

Rabu, 23 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelecehan Seksual Oleh Dokter Iril Kini bertambah Jadi 5 Orang

 

Garut Patrolinews86.com – Kasus pelecehan seksual oleh dokter kandungan, M Syafril Firdaus alias Dokter Iril di Garut Jawa Barat terus bergulir  Usai membuka posko pengaduan bagi korban tindakan cabul Dokter Iril, akhirnya polisi mendapati 5 laporan baru.

Dilansir dari perkataan  Kasat Reskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin mengatakan, pihaknya masih membuka posko pengaduan untuk masyarakat yang merasa menjadi korban tindakan cabul Dokter Iril.

Sejauh ini, kata Joko, total ada lima orang korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh Dokter Iril, yang melapor secara resmi ke Polres Garut.

“Sampai saat ini kita terima sebanyak 5 laporan polisi,” katanya, Selasa (22/4/2025).

Aksi Dokter Iril mencabuli pasiennya terungkap berkat beredarnya sebuah video berdurasi 53 detik di media sosial. Dalam video itu, Dokter Iril diduga mencabuli pasiennya, dengan cara meremas payudara korban saat pemeriksaan Ultrasonografi (USG).

Setelah ditelusuri polisi, kejadiannya diketahui terjadi di sebuah klinik kesehatan swasta yang ada di Kecamatan Garut Kota, pada 20 Juni 2024.

“Kelima korban yang melapor, salah satunya adalah korban yang ada di dalam video tersebut,” kata Joko.

Polisi menyebut Dokter Iril sudah menjalani pemeriksaan kejiwaan.

“Untuk hasilnya, kita belum dapatkan. Tapi, kita sudah lakukan pemeriksaan untuk tersangka kita periksa kejiwaannya,” ungkap Joko.

Dokter Iril sendiri diketahui sudah lama tidak melakukan praktik karena mengundurkan diri dari klinik pada Desember 2024 lalu. Setelah mengundurkan diri, oknum dokter MSF tidak melaksanakan praktik lagi.

Selain di klinik swasta yang menjadi TKP kejadian pelecehan seksual, Dokter MSF juga sempat bekerjasama dengan Pemkab Garut, dan berdinas di RS Malangbong. Dia sempat berdinas juga di sebuah rumah sakit swasta.

“Yang bersangkutan sudah tidak melaksanakan kegiatan praktik sejak tiga bulan yang lalu,” ujar Kapolres Garut AKBP M. Fajar Gemilang.

Polisi kemudian menetapkan status tersangka kepada Iril. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara.

Dokter Iril ternyata tidak hanya sekali melakukan aksi bejatnya. Menurut Fajar, polisi masih mengembangkan kasus ini karena korban diduga lebih banyak.

“Tentunya penyelidikan ini akan terus berjalan sampai nanti kami sampaikan kembali jumlah korban terbaru,” katanya.

STR Dokter Iril yang Lecehkan Pasien di Garut Dicabut Sementara
Sementara Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan menyatakan, atas perbuatan bejatnya, Dokter Iril dijerat dengan Pasal 6 B dan C dan atau Pasal Pasal 15 Ayat 1 Huruf B UU RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

“Ancaman hukumannya 12 tahun penjara dan denda Rp 300 juta,” kata Hendra.

( Dadang kurnia )

Berita Terkait

Akhirnya Penyelidikan Terkait Pencurian Beras Bantuan Pangan Di Desa Ambit Mulai Ada Titik Terang Dan Muncul Terduga Para Pelakunya
Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?
Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan
BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?
Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD
Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah
APAKAH BISA PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM (PMH) DI SELESAIKAN MELALUI ARBITRASE
Diduga Edarkan 48 Butir Obat Hexymer, Dua Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Pekalongan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Akhirnya Penyelidikan Terkait Pencurian Beras Bantuan Pangan Di Desa Ambit Mulai Ada Titik Terang Dan Muncul Terduga Para Pelakunya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD

Berita Terbaru

Uncategorized

1Win Giriş Türkiye’de Online Casino

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:50 WIB

Uncategorized

Olymp Casino Bangladesh

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:50 WIB