Terkait TGR Desa Cihideung Girang “Praktisi Hukum Sigab Jabar Sukendar.SH Angkat Bicara”

Sabtu, 30 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terkait TGR Desa Cihideung Girang “Praktisi Hukum Sigab Jabar Sukendar.SH Angkat Bicara”

Kuningan, patrolinews86.com –

30 Desember 2023 10:02 Wib

Menyoroti pemberitaan yang naek di media online terkait perkara dugaan korupsi di desa cihideung girang cidahu kuningan media ini meminta pandangan hukum dari seorang praktisi hukum Sigab Jabar Sukendar. SH melalui telepon whatsappnya (30/12) pagi tadi.

Kalau menurut hemat saya apa yang sedang ramai di desa cihideung girang bisa saja dengan mengembalikan uang yang dikorupsi tanpa diadili di persidangan, jika ada musyawarah bersama.

“Sebetulnya kalau dari jajaran Kejaksaan Agung dan Kepolisian RI kan sudah restorative justice tadi. Kalau ada kepala desa atau perangkat desa taruhlah betul terbukti ngambil duit tapi nilainya nggak seberapa, kalau diproses sampai ke pengadilan, biayanya lebih gede. Artinya apa? Nggak efektif, nggak efisien, negara lebih banyak keluar duitnya dibandingkan apa yang nanti kita peroleh, ya sudah suruh kembalikan. Meski nantinya akan menjadi catatan warga dan masyarakatnya.

Nah apakah perkara tindak pidana korupsi dapat dihentikan apabila para pihak terkait mengembalikan kerugian negara sementara masih dalam tahap penyelidikan..???

” Nah Jika demikian pengembalian kerugian negara dilakukan pada tahap penyelidikan, proses hukum dari tindak korupsi tersebut tidak dilanjutkan. Kasus tersebut dihentikan karena dianggap tidak memenuhi unsur kerugian negara, mengingat kerugian negara sudah dikembalikan” Ungkapnya.

Dengan tidak mengesampingkan menghilangkan sifat melawan hukumnya akan tetapi kita sama-sama harus pahami kita saat ini sudah ada Restoratif Justice yang rasanya baik KPK Kejagung Dan Kepolisian lebih mengarahkan ke TGR (Tuntutan Ganti Rugi) untuk kasus yang memang masih dalam batasan bisa di selesaikan.

Jadi kalau menurut pandangan dan pendapat hukum saya untuk perkara desa cihideung girang sudah selesai jika memang sudah ada TGR kalau belum ya harus siap dengan konsekwensi hukum yang ada. Pungkasnya. (Lipsus Habibie)

Berita Terkait

Kades Paniis diduga gelapkan uang desa sebesar  Rp.530.112.041,83.diakui dipake pribadi, bayar utang dan sekolah anak
Musdes Pembentukan Team Penjaringan Dan penyaringan Perangkat Desa Jabatan Kepala Dusun 2 Dan 3 di Desa Bendungan Berjalan lancar 
Forum Masyarakat Desa Loning Akan Surati Pemdes, BPD dan BUMDes, Audiensi Dijadwalkan 31 Oktober
Masyarakat Bersatu: Asep Derbi dan Maman Isak Ajak Pemuda Pemudi Desa Buniseuri Bersatu Demi Kemajuan Desa
Warga Loning Geruduk Kantor Desa, BUMDes Rp285 Juta Dipertanyakan
BUMDes Loning Disorot: Rp285 Juta untuk Apa? Warga Desak Transparansi dan Cek Lapangan
SK IZIN MENCALONKAN DIRI BUKAN JAMINAN BEBAS TEMUAN, DANA DESA DAN BUMDES LONING TETAP PERLU DIPERIKSA
Dana Desa Loning Disorot, Tuduhan Hoaks Ditantang dengan Verifikasi Lapangan dan Penelusuran Tipidkor Polres Pemalang

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Kades Paniis diduga gelapkan uang desa sebesar  Rp.530.112.041,83.diakui dipake pribadi, bayar utang dan sekolah anak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Musdes Pembentukan Team Penjaringan Dan penyaringan Perangkat Desa Jabatan Kepala Dusun 2 Dan 3 di Desa Bendungan Berjalan lancar 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Forum Masyarakat Desa Loning Akan Surati Pemdes, BPD dan BUMDes, Audiensi Dijadwalkan 31 Oktober

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Masyarakat Bersatu: Asep Derbi dan Maman Isak Ajak Pemuda Pemudi Desa Buniseuri Bersatu Demi Kemajuan Desa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Warga Loning Geruduk Kantor Desa, BUMDes Rp285 Juta Dipertanyakan

Berita Terbaru