Kuningan,Patrolinews86.Com
Dana Desa yang di kucurkan pemerintah untuk Desa tahun 2022.Di prioritas 40% BLT DD dan 20% untuk ketahanan pangan.Seperti halnya Desa Jatisari Kec Subang Kab Kuningan diduga ada masalah, bahkan Kades Narsim,saat di kompirmasi memberi keterangan yang plantat plintut.
Kamis,31/8/2022.Di aula Desa.Kades Narsim,menjelaskan bahwa,”Anggaran ketahanan pangan kurang lebih 140.000.000.Rp 40.000.000.Untuk sosialisasi dan bimbingan,Rp 100.000.000.Untuk saluran irigasi,””akunya.
Awak media coba bertanya,”berapa volume saluran irigasinya pak….?
Kades menjawab plantat plintut,ya…ya…!pokoknya pake pipa dan sudah beres…,serta anggaran sudah di realisasikan.Rp 40.000.000 untuk sosialisasi dan bimbingan,Rp.100.000.000.Untuk saluran irigasi dan sudah di periksa inspektorat.”terangny”.
Mendengar jawaban kades yang plantat plintut,Maman dari aktivis peduli masyarakat,memberi komentar pedas.Saya selaku aktivis peduli masyarakat,mendengar jawaban kades Narsim,merasa geli geli kesal,seorang kades yang notabennya,kuasa pengguna anggaran(KPA),kok aneh tidak bisa menjelaskan terkait penggunaan anggaran,apa tidak ada laporan dari kades..dan ekbang…?atau pura pura lupa…?,Karna tidak mungkin kades Narsim tidak di beri laporan dari sekdes atau kasi ekbang,ini di duga pasti ada masalah di dalam pengelolaan anggaran ketahanan pangan di Desa Jatisari.Ini perlu di sikapi dan di tindak lanjuti ke aparat penegak hukum (Tipikor/kejaksaan) biar di uji material pekerjaanya,Karna saya menduga ini ada masalah.biarkan nanti aparat penegak hukum(aph)yang membuktikan apakah ada perbuatan melawan hukum(PMH),biar terang benderang dan menjadikan kebaikan kedepanya jangan sampe bermain main dalam menggunakan Dana Desa.tandasnya
Uus(boy).Patrolinews86.
























