Sat Reskrim Polres Brebes Berhasil Amankan Pelaku Penyebar Berita Bohong/Hoak

Rabu, 21 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES – Patrolinews86.com. – Sat Reskrim Polres Brebes Berhasil Amankan Pelaku penyebaran berita bohong terkait adanya demo di Alun-alun Kota Brebes menyangkut penolakan PPKM Darurat, sudah diamankan pihak kepolisian. Pelaku yang berinisial MK tersebut terancam 12 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, kasus tersebut berawal dari munculnya postingan video unjuk rasa dengan keterangan ‘Situasi Brebes Pada Saat Ini’. Video demo itu diupload di media sosial (medsos) oleh akun berinisial MK pada Minggu (18/7). Padahal saat itu di Alun-alun Brebes tidak ada aksi unjuk rasa.

Setelah dilakukan pemeriksaan terkait kebenaran tersebut, ternyata video unjuk rasa yang diupload terduga pelaku itu merupakan video lama. Yakni, video unjuk rasa terkait penolakan Undang-undang Cipta Kerja pada tahun 2020 lalu.

Dalam modusnya, pelaku mengupload situasi demo pada tahun lalu itu. Dan kemudian, ditambahkan keterangan seolah-olah sebagai kejadian baru. Di mana, atas unggahan tersebut sangat meresahkan warga pengguna medos.

WhatsApp Image 2021 07 21 at 16.41.29

“Tersangka dengan inisial MK terancam kurungan 12 tahun penjara. Di mana, tersangka dikenakan Pasal 51 Ayat 1 Jo Pasal 35 Undang-undang ITE Tahun 2016,” ujar Kapolres Brebes, AKBP Faisal Febrianto saat menggelar konferensi pers, Rabu (21/7/2021).

Dijelaskan kapolres, selain mengamakan MK, pihaknya juga mengamankan terduga pelaku lainnya yakni berinisial MI. Namun, untuk terduga pelaku MI dikenakan tentang Undang-undang Kekarantinaan dan Undang-undang Penanggulangan Wabah Menular, dengan ancaman kurang kebih dua tahun penjara.

“Untuk itu, kami berharap kepada masyarakat untuk tidak mudah terprofokasi terkait adanya ajakan untuk melakukan demo terkait penolakan PPKM Darurat,” pungkasnya. (Lkt/Humas/Susi).

Berita Terkait

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?
Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan
BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?
Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD
Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah
APAKAH BISA PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM (PMH) DI SELESAIKAN MELALUI ARBITRASE
Diduga Edarkan 48 Butir Obat Hexymer, Dua Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Pekalongan
Asas Final and Binding Hasil Kesepakatan Keadilan Restoratif

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah

Berita Terbaru