Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Siraman qalbu oleh Abah dodoy & Arsy
Rasulullah bersabda:
Tidak ada amalan anak Adam pada hari Nahr yang lebih dicintai Allah daripada menumpahkan darah (qurban).
Sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, bulu, dan kukunya dan darahnya sungguh-sungguh telah diterima Allah sebelum menetes ke tanah.”
(HR. Tirmidzi)
Dikisahkan dalam riwayat para ulama terdahulu, ada *seorang sahabat Anshar yang sangat miskin*. Ia bekerja memanggul air dan upahnya hanya cukup untuk makan sehari. Namun ketika tiba hari qurban, ia berkata:
*“Aku tidak punya banyak harta, tapi aku ingin Allah menyaksikan bahwa aku tidak ingin melalui hari raya tanpa mempersembahkan sesuatu untuk-Nya.”*

Dengan upahnya yang sedikit itu ia membeli seekor kambing sederhana untuk berqurban. Para sahabat lain memandangnya dengan kagum, karena meski miskin, hatinya begitu lapang.
Dari keikhlasan itulah Allah kemudian membukakan baginya pintu rezeki dan kemudahan yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan.
Melalui qurban, kita tidak hanya mendekat kepada Allah, tapi juga menghadirkan senyum bagi yatim, dhuafa, dan keluarga yang membutuhkan. Daging yang mereka terima mungkin hanya bertahan beberapa hari, tetapi doa dan keberkahan yang kembali kepada kita akan Allah jaga selamanya.
Semoga Allah mudahkan langkah kita untuk berqurban, menjadikannya sebagai jalan pembuka rezeki, penenang hati, dan pemberat timbangan amal kebaikan. Aamiin ya Rabbal ‘aalamiin.._

























