PANGBES LASKAR KUDA PUTIH INGATKAN WAMENTAN SUDARYONO

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“JANGAN REMEHKAN SULTAN KAMI! PEJABAT DATANG DAN PERGI, TAPI KESULTANAN SUDAH ADA SEBELUM REPUBLIK INI BERDIRI!”

RILIS PERNYATAAN SIKAP

PANGBES LASKAR KUDA PUTIH RD.MUHAMMAD YAHYA JAYA

 

Cirebon,Patrolinews86.com-

Kami mengecam keras sikap tidak profesional yang diduga dilakukan oleh Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono terhadap DIPERTUAN AGUNG DANRI Kanjeng Gusti Sultan Sepuh Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, S.Psi., M.H., Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Kesultanan Cirebon.

 

Ini bukan sekadar pembatalan pertemuan biasa. Ini menyangkut penghormatan terhadap marwah Kesultanan Nusantara yang memiliki sejarah panjang dalam menjaga persatuan bangsa dan tanah air.

 

Kanjeng Sultan Sepuh datang membawa niat baik untuk membantu program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto melalui optimalisasi lahan ulayat kesultanan demi kepentingan rakyat dan negara. Namun sangat disayangkan, agenda resmi yang sudah terjadwal malah dibatalkan mendadak dengan alasan “dipanggil Presiden”, sementara pada saat yang sama Presiden RI sedang berada di Filipina dalam agenda kenegaraan.

 

Maka publik berhak bertanya:

 

Benarkah dipanggil Presiden, atau hanya alasan untuk menghindari pertemuan dengan Sultan Nusantara?

 

Kami mengingatkan dengan tegas:

 

Jangan pernah meremehkan Sultan kami.

 

Pejabat itu sifatnya sementara. Hari ini menjabat, besok bisa tidak. Tapi Kesultanan Cirebon sudah berdiri ratusan tahun sebelum republik ini lahir.

 

Bahkan perlu diingat, banyak institusi negara hari ini berdiri di atas tanah-tanah ulayat dan sejarah panjang perjuangan para leluhur Nusantara. Jangan sampai para pejabat lupa akar sejarah bangsanya sendiri.

 

Kami dari Laskar Kuda Putih berdiri tegak menjaga kehormatan Sultan Sepuh Cirebon dan seluruh marwah Raja-Sultan Nusantara yang hari ini justru aktif membantu NKRI, menjaga budaya, menjaga persatuan, serta mendukung program pemerintah.

 

Kami meminta Kementerian Pertanian RI memberikan klarifikasi terbuka kepada publik agar tidak menimbulkan kegaduhan dan kesan adanya pelecehan terhadap simbol adat dan sejarah bangsa Jumat,(8/5).

 

Hormati Sultan Nusantara.

Hormati sejarah bangsa sendiri.

 

IMG 20260508 WA0014

PANGBES LASKAR KUDA PUTIH LASKAR ADAT KERATON KASEPUHAN KESULTANAN CIREBON (Bie)

Berita Terkait

Agung Sulistio Soroti Polemik Harga Pertalite, Agung Sulistio: “Rakyat Jangan Dibingungkan dengan Logika Harga BBM”
RENUNGAN KEHIDUPAN: MANUSIA TERLALU SIBUK MENGEJAR DUNIA, LUPA BEKAL AKHIRAT
Wamentan Sudaryono Nge Prank Sultan Sepuh Cirebon Alasan Di Panggil Presiden
Ahmad Syadali Resmi Jabat Sebagai Pj. Sekda Indramayu, Bupati Lucky Hakim Minta Percepatan Transformasi Digital*
Hancurkan jalan usaha tani Pihak Terkait Belum ambil Tindakan Pada GALIAN C Yang di duga Bodong 
Komitmen Lindungi Warga, Pemkab Brebes Percepat Pengendalian Banjir Sungai Babakan
Optimalkan Kinerja Alat Berat,Kadis PUPR Lahat Tinjau Workshop Alkal Di Desa Manggul
Mantan Wakil Bupati Boyolali Agus Purmanto Tutup Usia.
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:46 WIB

PANGBES LASKAR KUDA PUTIH INGATKAN WAMENTAN SUDARYONO

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:17 WIB

Agung Sulistio Soroti Polemik Harga Pertalite, Agung Sulistio: “Rakyat Jangan Dibingungkan dengan Logika Harga BBM”

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:43 WIB

RENUNGAN KEHIDUPAN: MANUSIA TERLALU SIBUK MENGEJAR DUNIA, LUPA BEKAL AKHIRAT

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:14 WIB

Ahmad Syadali Resmi Jabat Sebagai Pj. Sekda Indramayu, Bupati Lucky Hakim Minta Percepatan Transformasi Digital*

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:40 WIB

Hancurkan jalan usaha tani Pihak Terkait Belum ambil Tindakan Pada GALIAN C Yang di duga Bodong 

Berita Terbaru

PEMERINTAH DAN PARLEMEN

PANGBES LASKAR KUDA PUTIH INGATKAN WAMENTAN SUDARYONO

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:46 WIB

PEMERINTAH DAN PARLEMEN

RENUNGAN KEHIDUPAN: MANUSIA TERLALU SIBUK MENGEJAR DUNIA, LUPA BEKAL AKHIRAT

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:43 WIB

eropa365