ARM Desak Pemkot Cirebon Segera Tuntaskan Pencemaran Limbah Lindi TPA Kopi Luhur Kelurahan Argasunya

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cirebon patrolinews86.com —31 Oktober2025 – Aktivis Rakyat Menggugat (ARM) mendesak Pemerintah Kota Cirebon agar segera menuntaskan permasalahan pencemaran limbah lindi yang diduga berasal dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopi Luhur, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

Desakan ini disampaikan menyusul banyaknya keluhan warga sekitar yang terdampak akibat dugaan rembesan limbah cair dari kolam penampungan TPA Kopi Luhur. Warga mengeluhkan air sumur berubah warna, berbau menyengat, dan tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Ketua Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) Furqon Mujahid yang di sapa bang jahid dalam keterangannya, menyebut bahwa persoalan pencemaran lindi ini bukan hal baru, namun hingga kini belum ada langkah tegas dan transparan dari Pemkot Cirebon.

> “Kami menilai penanganan yang dilakukan pemerintah masih sebatas tambal sulam. Warga butuh solusi nyata dan permanen, bukan janji perbaikan semata,” tegasnya.

ARM juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon untuk segera membuka hasil uji laboratorium terhadap sampel air sumur warga dan kolam penampungan lindi di area TPA Kopi Luhur. Transparansi hasil uji tersebut dinilai penting agar masyarakat mengetahui sejauh mana tingkat pencemaran yang terjadi.

Lebih lanjut, ARM menyoroti lemahnya pengawasan dan sistem pengelolaan limbah di TPA Kopi Luhur. Aktivis menilai, Pemkot Cirebon perlu membangun sistem pengolahan lindi yang lebih modern dan memperbaiki seluruh infrastruktur kolam penampungan agar tidak terjadi kebocoran yang merugikan masyarakat sekitar.

> “Warga Argasunya sudah lama menanggung dampak lingkungan dari keberadaan TPA. Pemerintah harus hadir dan bertanggung jawab. Jangan tunggu sampai terjadi krisis air bersih atau gangguan kesehatan,” ujar ARM dalam rilis resminya.

ARM juga mendorong DPRD Kota Cirebon untuk segera memanggil pihak-pihak terkait, termasuk DLH, pengelola UPT TPA, dan lurah setempat, guna dilakukan rapat dengar pendapat (RDP) agar kasus ini segera mendapat solusi komprehensif.

Sebagai bentuk solidaritas, ARM berencana akan melakukan aksi damai dan mengawal penanganan kasus pencemaran ini hingga tuntas. Mereka juga meminta agar pemerintah menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak secara berkala selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai ada langkah nyata. Jangan biarkan warga kecil terus menjadi korban dari kelalaian pengelolaan lingkungan,” tutup ARM.

Screenshot 20251031 064045
(H.sutejo/red)

Berita Terkait

Satu Jabatan munculah FERI jadi MARGONO ini Tanggapan Sekdes dan Pj Kakam 
Polresta Cirebon Sita 237 Botol Miras Hasil Razia Pekat
Pekerjaan Proyek Konstruksi Jalan Yang Bernilai Rp. 2,9 Miliar di Indramayu Tidak Becus Hanya 1 Hari Setelah Di Cor Sudah Retak
Dua Terduga Pengedar Sabu Dibekuk di Sragi, Polisi Amankan 9,51 Gram Sabu
Motor Mio Sporty di Kabupaten Gowa Raib Di Bawah Kabur Oleh Pencuri 
Dimasa Libur benarkah MBG di SDN Sekarwangi tidak pernah diterima..?
Sembunyikan Sabu di Bungkus Rokok, “Ciblek” Diringkus Satresnarkoba Polres Pekalongan
Polres Boyolali Ungkap Kasus Curanmor, Tiga Tersangka Diamankan.
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:29 WIB

Satu Jabatan munculah FERI jadi MARGONO ini Tanggapan Sekdes dan Pj Kakam 

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:31 WIB

Polresta Cirebon Sita 237 Botol Miras Hasil Razia Pekat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:29 WIB

Pekerjaan Proyek Konstruksi Jalan Yang Bernilai Rp. 2,9 Miliar di Indramayu Tidak Becus Hanya 1 Hari Setelah Di Cor Sudah Retak

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:09 WIB

Dua Terduga Pengedar Sabu Dibekuk di Sragi, Polisi Amankan 9,51 Gram Sabu

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:27 WIB

Motor Mio Sporty di Kabupaten Gowa Raib Di Bawah Kabur Oleh Pencuri 

Berita Terbaru

eropa365 https://dadunation.it.com/