Warung Warung Haram Jual Tramadol Bebas dan Merajalela, Di Kota Sukabumi Aparat Tidur Nyenyak! ,Terkesan Melindungi Penjualan Obat Tramadol

Minggu, 11 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warung Warung Haram Jual Tramadol Bebas dan Merajalela, Di Kota Sukabumi Aparat Tidur Nyenyak! ,Terkesan Melindungi Penjualan Obat Tramadol

Sukabumi Patrolinews86.com –  Di tengah gemerlap Kota Sukabimi, terselip peredaran obat keras golongan G yang merajalela. Warung-warung haram menjajakan tramadol bak kacang goreng, terang-terangan menantang hukum, seolah aparat penegak hukum Kota Sukabumi tutup mata dan telinga.Terkesan Polres Kota Sukabumi hingga Polsek Melindungi

Penjualan Obat tersebut ada di beberapa titik wilayah Kota Sukabumi, Seperti di Sukakarya Kec,Warudoyong Kota Sukabumi , di Jalan Benteng Kec,Warudoyong Kota Sukabumi, Sindangsari Kec,Lembur Situ Kota Sukabumi , Jalan Tangkil Agrabinta Jaya Raksa Kec,Baros Kota Sukabumi Jawabarat , sebuah warung kelontong menjelma menjadi sarang narkotika. Pil haram tramadol, sang perusak generasi, dijual bebas tanpa rasa takut dengan hukum

Transaksi haram terus berjalan, mencoreng nama Kota Sukabumi yang Sehat dan bermartabat

Hukum seolah tak bertaring. Pasal 196 KUHP yang mengancam penjara 10 tahun dan denda Rp 1 miliar, hanya menjadi pajangan. Para penjual obat haram ini kebal hukum, atau mungkin… ada oknum yang selalu melindungi?

“Warung itu sudah lama beroperasi, pembelinya banyak sekali, dari anak SMP sampai orang dewasa,” ungkap seorang pembeli, miris. Satu butir tramadol dijual Rp 10 ribu, harga yang sangat murah untuk merusak masa depan anak bangsa.

Ketika di Komfirmasi Sangpenjaga warung”bang kami haya jualan bang yang punya bang Adam dan Barm selaku korlap bang,
Penghasilan perhari mencapai 3 juta hingga lebih”ucap penjaga warung

Warga geram, resah, dan ketakutan. “Saya mohon pihak berwenang segera bertindak! Anak-anak mudah sekali mendapatkan pil itu, saya takut mereka jadi korban, mentalnya rusak, tawuran merajalela,” ujar seorang warga dengan nada putus asa. ” warung-warung seperti itu ditertibkan!”

Pertanyaan besar muncul: ke mana aparat penegak hukum? Apakah mereka sengaja membiarkan generasi muda Kota Sukabumi diracuni? Apakah ada permainan kotor di balik maraknya peredaran obat haram ini?

Kota Sukabumi, kota yang dulu dikenal sebagai Kota Santri, kini terancam menjadi sarang narkoba. Generasi muda menjadi korban, masa depan bangsa dipertaruhkan. Jangan biarkan Kota Sukabumi hancur!

Berita Terkait

HUKUMNYA MENETAPKAN KAWASAN HUTAN DI ATAS HGU
Apel Sabuk Kamtibmas Dan Simulasi Sispam Mako Polres Tulang Bawang Barat
Upaya Penyelewengan Solar Bersubsidi Digagalkan Polisi 
Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya, S.H., M.H. Adakan Penyuluhan Hukum di SMKN 1 Cimahi Jawa Barat
Aktivis Anak Bangsa Gelar Aksi di UPI, Desak Pengusutan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Rektor
PW-FRN Counter Polri Siap Kawal Kasus Besar Korupsi di Kota Cirebon
Pengacara Toni RM Akan Laporkan Penyidik ke Propam Polda, Akibat WA Terdakwa Hilang Sebagai Barang Bukti
*Penyerobotan Lahan Perhutani, Adanya Dugaan Keterlibatan Anak Oknum Pejabat Daerah*
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 21:15 WIB

Apel Sabuk Kamtibmas Dan Simulasi Sispam Mako Polres Tulang Bawang Barat

Jumat, 17 April 2026 - 21:11 WIB

Upaya Penyelewengan Solar Bersubsidi Digagalkan Polisi 

Jumat, 17 April 2026 - 17:52 WIB

Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya, S.H., M.H. Adakan Penyuluhan Hukum di SMKN 1 Cimahi Jawa Barat

Kamis, 16 April 2026 - 18:54 WIB

Aktivis Anak Bangsa Gelar Aksi di UPI, Desak Pengusutan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Rektor

Kamis, 16 April 2026 - 09:30 WIB

PW-FRN Counter Polri Siap Kawal Kasus Besar Korupsi di Kota Cirebon

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

DKM Al Munawar Cipaku Ciamis Adakan Rapat Kerja Rutin

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:33 WIB