Kuningan patrolinews86.Com
Pembagian Bantuan Sosial Tunai(BST),dari Kemensos bagi masyarakat keluarga miskin dan rentan kemiskinan dampak covid 19 akan segera di salurkan untuk Keluarga Penerima Mampaat(KPM),Yang mana penyaluran dari Kemensos melalui kantor pos. Biasanya kantor pos selalu bekerja sama dengan pihak desa untuk penyaluran ke KPM di bale Desa.Namun lain hal dengan Kades Linggasana kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan.Untuk penyaluran BST tahun 2022 akhir menolak keras pembagian BST Kemensos di bale Desa dan telah memasang plampet di kantor Desa,bagi KPM untuk mengambil langsung ke kantor pos.

Kamis,24/11/2022.Kades Linggasana.Hj.Henny Rosdiana,SH,.S.sos,.M.Si.Di rumahnya menjelaskan.Saya selaku kades Linggasana,bukanya tidak mau untuk bekerja sama dengan kantor pos di dalam penyaluran BST Kemensos di gedung desa,namun berkaca dari pengalaman kebelakang, dalam penyaluran BST bagi KPM warga kami selalu ada masalah pelik.”ungkapnya”
Masih menambahkan,dasar nya kami menolak pembagian di gedung desa:
1.itu tugas nya kantor pos,langsung aja di antar ke KPM nya melalui ojol kan ada Anggaranya.
2.Untuk menghindari prasangka negati dari masyarakat yang tidak kebagi BST
3.kami selaku pemdes kadang kala selalu di buat sibuk dan kalau ada masalah,kami Pemdes yang jadi sorotan control sosial baik LSM,ORMAS,MEDIA,
4.banyak permasalahan baik itu salah nama,alamat,dan no nik,KK,
5.DLL

Intinya kami Pemdes Linggasana menolak keras pembagian BST di Bale Desa,serta saya sudah memasang pengumuman di pintu masuk bale desa,untuk KPM yang mendapatkan bantuan BST agar langsung ke kantor pos.Bukanya saya kejam kepada masyarakat,namun ini semua demi menjaga Marwah nama baik pemdes di mata masyarakat,jangan sampe ada prasangka negatif tingting terhadap pemdes.Saya rasa mungkin pemdes pemdes di kabupaten Kuningan juga sama dengan kami,selalu mengalami polemik di dalam penyaluran bantuan sosial bagi masyarakatnya,istilah kata (dialeg Sunda),”kateumbleuhan bae buntut maung””.tandasnya”
Uus(boy).
























