Kuningan,Patrolinews86.Com.-Kegiatan Training of trainer (TOT) Digital Marketing BUMDes untuk 75 (tujuh puluh lima) Orang Pengurus BUMDes Resmi di buka oleh Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH.,MH Yang bertempat di Hotel Horison Jl.Raya Panawuan- Sangkanhurip Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Kamis (24/03/2022).
Dalam sambutannya Bupati Acep menyampaikan, bahwa pada saat ini kita bangsa indonesia dan masyarakat dunia telah memasuki era industri digital, perkembangan teknologi yang semakin pesat membawa banyak perubahan di dalam kehidupan manusia.
Tak terkecuali di sektor perdagangan. Model pasar kita telah mengalami perubahan dari pasar tradisional menjadi pasar digital/online, perubahan itu terjadi perilaku akibat dampak COVID-19. Yang tadinya berbelanja konvensional sekarang jadi daring. Hal itu mendorong kebiasaan baru masyarakat dalam berbelanja yang lebih praktis,”ungkapnya.
Ia mengatakan kemajuan teknologi internet telah mempermudah masyarakat melakukan beragam kegiatan di berbagai aspek kehidupan, salah satunya kegiatan ekonomi.
Selain praktis, lanjut dia, teknologi dan internet juga memberikan beberapa manfaat lain, seperti hemat waktu, biaya, cepat, dan jangkauan luas,”jelasnya.
Ia menambahkan, kemudahan yang ditawarkan teknologi internet menjadi peluang besar bagi pelaku usaha, termasuk BUMDes untuk melakukan kegiatan jual-beli. “Salah satunya bila BUMDes ingin menyasar pengguna media sosial dalam memasarkan produk atau jasanya, Tim Pemasaran dari BUMDes perlu masuk di dunia digital marketing dan membuat penawaran, promosi, pemberian informasi kepada calon konsumen melalui iklan, email marketing, brosur daring, dan banyak lagi,” Paparnya.
Dengan adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta PT. Shopee indonesia dengan implementasi program infrastruktur pusat digital desa melalui pendistribusian laptop bagi bumdes diharapkan menjadi pondasi bagi masyarakat pedesaan untuk memasuki era digital dalam menopang percepatan pembangunan ekonomi perdesaan di Kabupaten Kuningan. serta dapat mendongkrak kerjasama ekonomi sehingga menjadi satu komunitas yang lebih luas yang saling mengisi, memberi, interkoneksi dan saling menguntungkan, “Sambung Bupati.
Diharapkan juga produk unggulan dan kerajinan hasil UKM yang ada di pedesaan dapat dipasarkan dan berkembang luas menembus pasar nasional maupun internasional. searah dengan visi kuningan maju berbasis desa tahun 2023, merujuk pada misi ke empat “mewujudkan pembangunan kawasan perdesaan berbasis pertanian, wisata, budaya dan potensi lokal” untuk mempercepat pertumbuhan serta pemerataan ekonomi rakyat diharapkan dapat segera terwujud. sehingga keterpurukan ekonomi pasca pandemi covid-19 segera pulih,” Harapnya.
Sementara itu Bupati Acep menegaskan, sebagai upaya memaksimalkan produktivitas peranan pusat digital desa, pemerintah kabupaten kuningan menyelenggarakan pelatihan training of trainer (tot) digital marketing BUMDes, kegiatan ini diharapkan dapat memaksimalkan peranan BUMDes dalam memasarkan produk-produk UKM masyarakat di desa dan berkembangnya pelaku usaha di pedesaan. diharapkan produk-produk yang dipasarkan tidak terpaku pada produk olahan dan bahan jadi saja, tapi diharapkan lebih luas dan bersifat makro, bisa juga pada hasil pertanian, peternakan, kerajinan, atau perantara lainnya,”tandasnya.
(Deden Sudiana)
























