Temuan BPK Ungkap Dugaan Penyalahgunaan DAU Spesifik Pendidikan Rp 30,5 Miliar di Kota Cirebon

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon patrolinews86.com  – Hasil pemeriksaan BPK atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun 2023 menunjukkan adanya dugaan penyalahgunaan dana DAU Spesifik Pendidikan di Kota Cirebon senilai Rp 30,5 miliar. Dana yang seharusnya digunakan untuk program pendidikan dialokasikan ke pos-pos yang dinilai tidak sesuai dengan peruntukan.

Temuan Utama

BPK mencatat bahwa DAU Spesifik yang dialokasikan untuk bidang pendidikan dialihkan ke kegiatan lain yang tidak memiliki korelasi langsung dengan peningkatan mutu pendidikan.

Contoh nyata: Dana digunakan untuk pembayaran makan-minum (mamin) Setda senilai sekitar Rp 2,2 miliar.

Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) sebanyak 279 lembar digunakan untuk mencairkan dana tersebut pada akhir 2023.

Penyelidikan awal telah dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, yang telah memanggil sejumlah pejabat terkait dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Cirebon (BPKPD) serta dari Dinas Pendidikan Kota Cirebon.

Tanggapan Pemerintah Daerah

Kepala BPKPD Kota Cirebon menyatakan bahwa dana yang dipakai dari DAU Spesifik hanya bersifat “pinjaman sementara” untuk menutup kekurangan anggaran tahun 2023 — dan telah dikembalikan melalui anggaran tahun 2024.

Namun, pihak Kejaksaan dalam tahap penyelidikan enggan memberikan rincian lebih jauh mengenai siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka atau apakah sudah ada indikasi pidana.

Implikasi Hukum dan Publik

Screenshot 20251028 071825 Screenshot 20251028 071809

Dana DAU Spesifik adalah dana yang bersumber dari pemerintah pusat dengan alokasi khusus untuk prioritas tertentu (dalam hal ini: pendidikan). Penggunaan yang menyimpang atau dialihkan berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara dan pelanggaran terhadap regulasi keuangan negara.

Menyimak dari berbagai kasus yang ada beberapa Aktifis antikorupsi seperti ARM Purqon Mujahid berharap agar kasus ini tidak berhenti pada pemeriksaan administratif, tetapi ditindak lanjut penyelidikan hingga tuntas dan terang benderang hingga aktor dibalik semua ini bisa diproses .

Beberapa masyarakat dan pelaku pendidikan di Kota Cirebon juga menuntut transparansi penuh agar dana pendidikan benar-benar digunakan sesuai peruntukannya dan berdampak bagi sekolah dan siswa.

Disini, Pemerintah Kota Cirebon perlu membuka seluruh data penggunaan DAU Spesifik Pendidikan untuk umum — termasuk item-item kegiatan, realisasi dan bukti fisik.

Proses penyelidikan Kejaksaan diharapkan segera dinaikkan ke tahap penyidikan jika ditemukan unsur pidana.

Dinas Pendidikan dan BPKPD kota perlu melakukan audit internal dan menjalankan tindakan korektif, termasuk pengembalian dana atau pemotongan anggaran jika terbukti salah guna.

Komunikasi publik terhadap orang tua, guru, dan sekolah penting agar muncul kepercayaan bahwa anggaran pendidikan dikelola secara baik.

Screenshot 20251028 071842

Rincian-DTU-TA-2023.pdf https://share.google/Bu8DtdDfsLXxpl070

Lip H Sutejo..Bersambung

Berita Terkait

Akhirnya Penyelidikan Terkait Pencurian Beras Bantuan Pangan Di Desa Ambit Mulai Ada Titik Terang Dan Muncul Terduga Para Pelakunya
Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?
Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan
BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?
Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD
Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah
APAKAH BISA PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM (PMH) DI SELESAIKAN MELALUI ARBITRASE
Diduga Edarkan 48 Butir Obat Hexymer, Dua Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Pekalongan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Akhirnya Penyelidikan Terkait Pencurian Beras Bantuan Pangan Di Desa Ambit Mulai Ada Titik Terang Dan Muncul Terduga Para Pelakunya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD

Berita Terbaru

Uncategorized

1Win Giriş Türkiye’de Online Casino

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:50 WIB

Uncategorized

Olymp Casino Bangladesh

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:50 WIB