Musyawarah Perencanaan pembangunan Desa Bendungan
Kuningan patrolinews86.com – Senin tanggal 23 september 2024 acara Musrenbang yang digelar pukul 8.00 pagi dini hari Desa Bendungan yang dihadiri oleh Sekmat kecamatan beserta jajarannya ,PJ Iding Suhardi beserta jajarannya, ketua BPD Samsul Nasihin beserta anggotanya, tokoh masyarakat desa Bendungan,Alim ulama dan kader Ibu ibu PKK yang dmana dalam membahas musyawarah rencana kerja pemerintah desa 2025 beserta daftar usulan rencana kerja pemerintah daerah tahun 2026 terlihat serius dalam menyikapi beberapa hal dan bentuk penggunàan anggaran dana desa agar objektif dimana nanti hasilnya benar benar untuk memakmurkan dan mensejahterakan masyarakat baik dibidang ekonomi ,sosial,dan infrastrukturnya.
Disini terlihat beberapa usulan yang dilontarkan dari pada tokoh masyarakat diantaranya perbaikan irigasi dan jalan usaha tani yang memang belum tuntas dari tahun 2015 adapun dari tokoh MUI desa Bendungan ustad Maman Nu’man dalam usulan dan pendapatnya agar pemerintah desa Bendungan lebih serius dalam menangani bidang pemberdayaan dan pembinaan anak anak muda khususnya pengangguran yang ada diwilayahnya agar mereka terbina dalam segi ekonomi atau moralitas sehingga menjadi regenerasi bangsa yang bermanfaat apalagi di zaman era globalisasi saat ini,ungkapnya.
Didalam Hasil resoning PJ Iding Suhardipun lewat pemaparannya di forum Musrenbang ,dimana survei lapangan pun terdapat beberapa kendala, yaitu banyak tempat yang potensi didesa Bendungan yang memang harus produktif kan agar bisa membantu ekonomi rakyat,teknisnya anggaran itu bisa diambil dengan cara meminimalisir BLT DD yang nantinya bisa dimasukan pemberdayaan ekonomi masyarakat, ditambah lagi dengan regulasi 20 % dari ketahanan pangan yang bersumber dari dana desa, ini akan lebih kuat untuk mendorong sistem perekonomian yang progress,hidup,produktif bagi masyarakat sesuai dengan ke ahlian yang ada”.ungkapnya.
BLT DD atau pula disebut bansos hanya membuat masyarakat menjadi ketergantungan dan malas nantinya, tidak membangun dan mendidik jiwa wira usaha yang kedepannya nanti bisa lebih mandiri” ujarnya..
Hal inipun didukung pula oleh ketua BPD Samsul Nasihin agar aparatur pemerintah desa Bendungan jangan meminimalisir anggaran ketahanan pangan yang diperuntukan untuk pemberdayaan ekonomi rakyat, untuk mengantisipasi dari pada kelaparan warganya serta melindungi,membantu ,memperbaiki sektor peternakan,perikanan pertanian,serta kehutanan yang telah masuk dalam regulasi prinsip ketahanan pangan Kementrian, sebagai upaya untuk mengentaskan pula kemiskinan terhadap masyarakatnya, ungkapnya.
Dalam forum rapat Musrenbang terakhir paparan yang dilontarkan dari pada Sekertaris kecamatan dan sekaligus sebagai penutup dari acara forim Musrenbang ini, hanya Desa agar segera menuntaskan masalah saluran irigasi dan jalan usaha tani alias JUT supaya terlihat hebat dan bagus seperti tetangga desa lainnya.” pungkasnya
Lip nulhakim


























