Maling dana Desa dan BLT, Kades dan Kaur Desa Gunungaci masuk Bui

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuningan patrolinews86.com – Setelah bergulirnya dugaan kasus penyimpangan dana desa dan dana  BLT yang cukup menyita waktu akhirnya  kepala Desa dan Kaur Keuangan Desa Gunungaci kecamatan Subang kab.Kuningan Jawa barat digelandang Kejaksaan ke Lapas Kelas IIA Kuningan 6 Okt 2025, 18:33 WIB Dengan mengenakan rompi tahanan berwarna Oranye.

Kepala Desa Gunungaci (ME) dan Kaur Keuangan (DA) yang diduga terlibat korupsi Dana Desa sebesar Rp182 juta, digiring petugas Kejaksaan Negeri Kuningan setelah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya kini ditahan di Lapas Kelas IIA Kuningan,
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Ikhwanul Ridwan Saragih, SH., Senin 6 Oktober 2025, mengumumkan penetapan ME, Kepala Desa Gunungaci, dan DA, Kaur Keuangan Desa, sebagai tersangka atas dugaan penyelewengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dari tahun 2021 hingga 2024. “Penetapan ini dilakukan setelah penyidik mengantongi bukti permulaan yang cukup, sesuai dengan ketentuan Pasal 184 KUHAP,” ujar Ikhwanul Saragih pada awal media .
Modus yang dilakukan kedua tersangka sangat merugikan keuangan negara,  Mereka memotong Tunjangan Kinerja perangkat desa serta BLT Dana Desa yang seharusnya diterima warga kurang mampu secara penuh. Uang yang semestinya menjadi penopang ekonomi masyarakat justru dikorupsi oleh para pemangku kepentingan di tingkat desa. Akibat ulah tersebut, keuangan negara dirugikan hingga Rp182.062.000. “Ini bukan angka kecil, apalagi mengingat dana itu seharusnya langsung menyentuh rakyat,” tegas Saragih.
Setelah resmi berstatus tersangka, ME dan DA langsung ditahan selama 20 hari ke depan di Lapas Kelas IIA Kuningan, untuk mendalami lebih lanjut peran dan aliran dana yang terlibat guna pengembangan lebih lanjut.
Akibat dari dugaan korupsi ini , keduanya dijerat dengan pasal-pasal berat dari Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yakni Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18, serta Pasal 3 jo. Pasal 18, sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001. Tak hanya itu, mereka juga disangkakan melanggar Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 dan Pasal 64 ayat (1) KUHP,.
 
Lip red
 
 

Berita Terkait

Kades Paniis diduga gelapkan uang desa sebesar  Rp.530.112.041,83.diakui dipake pribadi, bayar utang dan sekolah anak
Musdes Pembentukan Team Penjaringan Dan penyaringan Perangkat Desa Jabatan Kepala Dusun 2 Dan 3 di Desa Bendungan Berjalan lancar 
Forum Masyarakat Desa Loning Akan Surati Pemdes, BPD dan BUMDes, Audiensi Dijadwalkan 31 Oktober
Masyarakat Bersatu: Asep Derbi dan Maman Isak Ajak Pemuda Pemudi Desa Buniseuri Bersatu Demi Kemajuan Desa
Warga Loning Geruduk Kantor Desa, BUMDes Rp285 Juta Dipertanyakan
BUMDes Loning Disorot: Rp285 Juta untuk Apa? Warga Desak Transparansi dan Cek Lapangan
SK IZIN MENCALONKAN DIRI BUKAN JAMINAN BEBAS TEMUAN, DANA DESA DAN BUMDES LONING TETAP PERLU DIPERIKSA
Dana Desa Loning Disorot, Tuduhan Hoaks Ditantang dengan Verifikasi Lapangan dan Penelusuran Tipidkor Polres Pemalang
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Kades Paniis diduga gelapkan uang desa sebesar  Rp.530.112.041,83.diakui dipake pribadi, bayar utang dan sekolah anak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Musdes Pembentukan Team Penjaringan Dan penyaringan Perangkat Desa Jabatan Kepala Dusun 2 Dan 3 di Desa Bendungan Berjalan lancar 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Forum Masyarakat Desa Loning Akan Surati Pemdes, BPD dan BUMDes, Audiensi Dijadwalkan 31 Oktober

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Masyarakat Bersatu: Asep Derbi dan Maman Isak Ajak Pemuda Pemudi Desa Buniseuri Bersatu Demi Kemajuan Desa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Warga Loning Geruduk Kantor Desa, BUMDes Rp285 Juta Dipertanyakan

Berita Terbaru