Refleksi Hari Bakti PU Ke 79
Pengguna Jalan Nasional Wilayah 1 Jabar, Berikan Kado Istimewa Jalan Rusak Bagi Pengguna Jalan Di Hari Bhakti PU ke 79
Jawa Barat, Patrolinews86.com – Hari Bakti Pekerjaan Umum (Harbak PU) yang diperingati setiap tanggal 3 Desember, selalu punya kisah tersendiri. Masukan dan kritikan kerap menyertai, terutama datang dari daerah. Tahun ini, kritik juga datang dari warga masyarakat Pantura yang mengeluhkan jalan nasional penuh lubang meskipun anggaran pemeliharaan tercatat fantastis.
Seakan Kementrian PUPR Hadiahi Bagi Pengguna Jalan Ruas Jalan Nasional Wilayah 1 Jawa Barat, Kumuh dan Rusak. Kementerian PUPR melalui Direktorat Binamarga menggelontorkan anggaran fantastis untuk memelihara jalan nasional yang ada di Provinsi Jawa Barat dengan anggaran ratusan milyar.
Data yang di himpun Krew Patrolinews86, anggaran pemeliharaan Rutin dan Pemeliharaan Berkala senilai 234 Milyar lebih, yang di laksanakan oleh Penyedia Jasa (PJ) PT. Saneca dengan kontrak secara Multi year selama 2 tahun, dan akan berakhir tahun ini, namun ada perpanjangan kontrak sampai tahun 2025.
Pantauan tim Krew Patrolinews86 di lapangan baik pemeliharaan jalan maupun peningkatan jalan di ruas Jalan Karawang -Cikampek, Cikampek – Pamanukan dan Cikampak – Purwakarta. Di ruas jalan nasional Karawang – Cikampek keberadaan ruas jalan kumuh, tidak ada pemeliharaan loneng, atau babadan rumput, sehingga ruas jalan tersebut kumuh seakan tidak bertuan. Sedangkan di ruas Cikampek – Pamanukan lubang besar di jalan hampir sepanjang ruas, dan di biarkan begitu saja sehingga membahayakan pengguna jalan.
Menurut Bang Yos pemerhati pembangunan jalan yang tinggal di Cikampek kepada Patrolinews86 mengatakan, Hari Bhakti PU ke 79 tahun 2024. Kementrian PUPR melalui Balai Peningkatan Jalan Nasional (BPJN) memberikan kado teristimewa bagi masyarakat Jawa barat dan pengguna jalan di wilayah BPJN 1. Pasalnya anggaran yang mencapai ratusan milyar keberadaan jalan sangat parah.
Anggaran yang mencapai ratusan milyar ini terbagi menjadi dua bagian yaitu untuk pemeliharaan rutin dan pemeliharaan berkala. Dalam pemeliharaan berkala pihak PJ dalam melaksanakan peningkatan jalan asal jadi dan kwalitas aspal tidak bagus. Ini terlihat d ruas jalan Cikampek – Pamanukan tepatnya d Jomin. Belum lama di keruk aspalnya dan di ganti dengan yang baru, namun saat ini sudah rusak kembali, sambungnya.
“Belum lagi di play over Cikampek, pengaspalan belum selesai sudah di pake marka jalan. Ini jelas bahwa PJ. PT. Saneca dengan sengaja melakukan peningkatan jalan tidak mengikuti KAK, dan konsultan pengawas dan Satker atau PPK PJN wilayah 1 melakukan pembiaran, ” tegasnya.
Masih kata Bang Yos, dalam pemeliharaan rutin itu sudah jelas bahwa dalam hitungan Km ada anggarannya, lantas kemana anggaran tersebut. Karena ruas jalan di PJN Wilayah 1 nampak tidak bertuan dan membahayakan pengguna jalan.

Play over Cikampek, yang belum tuntas di tingkatkan, telah memakai Marka jalan. Kemana Pejabat PJN Wilayah 1
(Nur)























