Warga Desak Polisi Segera Lakukan Penindakan Terhadap Beredarnya Obat Keras Yang Marak Di Anjatan

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu – Patrolinews86.com – Peredaran obat keras tanpa izin edar seperti Tramadol, Excimer, dan sejenisnya dilaporkan semakin marak di wilayah Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu. Kondisi yang terkesan dibiarkan ini mulai menimbulkan keresahan serius di tengah masyarakat.

 

Berdasarkan pantauan di lapangan, akses terhadap obat-obatan golongan G tersebut tergolong mudah, bahkan diduga menyasar kalangan remaja dan pemuda. Situasi ini memicu kekhawatiran akan rusaknya mental generasi muda akibat penyalahgunaan obat keras yang seharusnya hanya bisa diperoleh dengan resep dokter.

 

Informasi yang dihimpun juga menyebutkan adanya dugaan keterlibatan oknum dari salah satu institusi pemerintah dalam jaringan peredaran gelap tersebut. Hal ini diduga menjadi salah satu faktor mengapa aktivitas ilegal tersebut dapat berlangsung cukup lama tanpa penindakan hukum yang tegas.

 

Menanggapi kondisi ini, sejumlah tokoh masyarakat setempat menyatakan sikap tegas. Mereka mendesak Polres Indramayu untuk segera turun tangan sebelum situasi semakin tidak terkendali.

 

Salah seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa kesabaran warga sudah berada di ambang batas.

 

“Kami mendesak Kapolres Indramayu segera bertindak. Jika aparat masih diam dan peredaran ini terus dibiarkan, jangan salahkan jika masyarakat akan bergerak sendiri untuk mengamankan wilayah kami,” ujarnya dengan nada tegas.

 

Warga juga berharap tidak ada praktik tebang pilih dalam pemberantasan peredaran obat terlarang, terlebih jika benar melibatkan oknum berseragam atau pejabat publik.

 

Masyarakat Anjatan kini menanti langkah konkret dari Satuan Reserse Narkoba Polres Indramayu untuk melakukan penindakan, termasuk penggerebekan dan penangkapan para pelaku yang dinilai merusak lingkungan mereka.

 

Hingga berita ini diturunkan, warga masih terus memantau sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi transaksi dan menunggu respons cepat dari pihak kepolisian guna mencegah potensi aksi massa. (Agus Sulist/Tkh)

Berita Terkait

KOMPI Demo Jilid II, Akan Gerakan 10 Ribu Massa Duduki Pendopo Batalkan MOu Bupati Dengan KKP RI
POLRESTA CIREBON GEREBEK PENGEDAR O.K DI HALAMAN BELAKANG RUMAH
Gubuk Diduga Lokasi Pesta Sabu di Bongkar Polisi, Pelaku Masih Diburu
Pelaku Penipuan Padi Ditangkap Setelah 1 Tahun diperkirakan Petani Tertipu Belasan Juta
Simpan Sabu di Atap Kamar Mandi Pengedar Di Ciduk di Kuningan.
Tekan Penyakit Masyarakat, Polresta Cirebon Rutin Gelar Ops Pekat dan Amankan Ratusan Botol Miras
Sekda Indramayu Jelang Pensiun Dihadapkan Gugatan Dugaan Maladministrasi Seleksi Dewas PDAM
Mantan Polisi Alvian Maulana Sinaga Di Vonis Seumur Hidup, Kasus Bunuh Kekasihnya di Tempat Kost
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 08:27 WIB

Warga Desak Polisi Segera Lakukan Penindakan Terhadap Beredarnya Obat Keras Yang Marak Di Anjatan

Minggu, 26 April 2026 - 15:48 WIB

KOMPI Demo Jilid II, Akan Gerakan 10 Ribu Massa Duduki Pendopo Batalkan MOu Bupati Dengan KKP RI

Minggu, 26 April 2026 - 10:52 WIB

POLRESTA CIREBON GEREBEK PENGEDAR O.K DI HALAMAN BELAKANG RUMAH

Minggu, 26 April 2026 - 08:14 WIB

Gubuk Diduga Lokasi Pesta Sabu di Bongkar Polisi, Pelaku Masih Diburu

Sabtu, 25 April 2026 - 09:45 WIB

Pelaku Penipuan Padi Ditangkap Setelah 1 Tahun diperkirakan Petani Tertipu Belasan Juta

Berita Terbaru

PEMERINTAH DAN PARLEMEN

Wartawan Suatu Profesi yang Luhur dan Mulia

Minggu, 26 Apr 2026 - 20:38 WIB