Diduga Terlibat Penganiayaan, Dua Security Dan Tiga Oknum TNI

Minggu, 25 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Terlibat Penganiayaan, Dua Security Dan Tiga Oknum TNI AL Yang Berujung Kematian Seorang Pria Di Kupang, NTT.

PATROLINEWS86.COM – KUPANG, NTT.
Lagi dan lagi Kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan tewasnya Makson Loinati (33) di Pelabuhan Tenau Kupang, pada hari Jumat 23/08/2024, tengah dalam penyelidikan intensif oleh aparat kepolisian dan Pomal Lantamal VII Kupang.

Dua orang petugas keamanan (security) pelabuhan telah diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Polsek Alak terkait dugaan keterlibatan mereka dalam penganiayaan tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Kupang Kota : AKP Yugo Amboro, mengkonfirmasi bahwa kedua security tersebut mengakui telah ikut menganiaya korban di pelabuhan.

Dua orang security dari pelabuhan sudah dimintai keterangan dan tinggal menunggu proses selanjutnya, ucap Yugo Amboro kepada awak media PATROLINEWS86.COM, pada hari Sabtu 24/08/2024.

Lanjut Yugo, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kedua security mengakui bahwa mereka turut serta dalam penganiayaan terhadap Makson Loinati.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak Pelindo untuk memperoleh rekaman CCTV di lokasi kejadian sebagai bagian dari upaya penyelidikan.

Kasus ini bermula dari intervensi calon istri korban yang menelepon sepupunya, seorang oknum anggota Lantamal VII Kupang, untuk mencegah keberangkatan korban ke Jakarta.

Saat bertemu di ruang check-in tiket, terjadi cekcok antara korban dan para terduga pelaku, yang kemudian membawa korban ke pos security.

Saat ini baru satu lokasi yang dipastikan sebagai tempat kejadian perkara, yaitu di Pelabuhan Tenau.
Namun, kami masih mendalami kemungkinan adanya tempat kejadian lain, terang Yugo.

Selain dua security, tiga oknum anggota Lantamal VII Kupang yang diduga terlibat dalam penganiayaan ini juga telah diamankan.

Ketiganya, yang berinisial Sertu J, Kelasi Satu A, dan Kelasi Dua M, sedang diperiksa lebih lanjut oleh Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lantamal VII Kupang.

Danpomal Letkol Laut (PM) Catur Dono Wibowo menyatakan bahwa pihaknya segera mengamankan ketiga oknum TNI AL setelah mendapatkan informasi mengenai keterlibatan mereka dalam kejadian tersebut.

GELSON _ PATROLINEWS86.COM

Berita Terkait

Akhirnya Penyelidikan Terkait Pencurian Beras Bantuan Pangan Di Desa Ambit Mulai Ada Titik Terang Dan Muncul Terduga Para Pelakunya
Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?
Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan
BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?
Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD
Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah
APAKAH BISA PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM (PMH) DI SELESAIKAN MELALUI ARBITRASE
Diduga Edarkan 48 Butir Obat Hexymer, Dua Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Pekalongan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Akhirnya Penyelidikan Terkait Pencurian Beras Bantuan Pangan Di Desa Ambit Mulai Ada Titik Terang Dan Muncul Terduga Para Pelakunya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD

Berita Terbaru