Sosialisasi ,Promosi Dan KIE Program Percepatan Penurunan Stanting
Di Kab.Lahat Bersama Ir.Hj. Sri Melliana
Lahat—Sumsel Patrolinews86.com
Bertempat di hotel cedrawasih kec.Lahat
Kab.Lahat 9 Januari 2024 berlangsung acara sosialisasi,promosi dan KIE Program Percepatan Penurunan stanting,
acara ini di hadiri langsung olah Ir.Hj Sri melliana,lissa aswari rivai,Evi selpiani S.com.mm(tim bkkbn sumsel).
Dalam sambutan nya orang yang akrab di panggil yuk mell sebagai anggota DPR RI (Sumsel) Komisi 9
menjelaskan tentang bahaya nya stanting yang dapat merusak masa depan bangsa dan khusus untuk sumsel di harapkan kan angka penurunan stanting lebih signifikan dan semoga dengan ada nya sosialisasi ini menambah ilmu pengetahuan bagi masyarakat Lahat.
Evi selpiani S.com.mm sebagai nara sumber menjelaskan stanting adalah gagal nya tumbuh kembang anak,
Penyebab stanting adalah kemiskinan,pendidikan dan sanitasi yg tidak memadahi.
Kabupaten lahat telah memiliki produk untuk permasalahan stanting di antara nya olahan daun kelor dan produk ini telah di terapkan secara nasional.
Diharapkan kepada para ibu ibu untuk sering berkunjung ke posyandu untuk memeriksakan anak nya di karenakan posyandu adalah alat ukur untuk penilaian kasus stanting di suatu daerah.
Evi selpiani juga menerangkan program KB dimana selogan yang lama ‘dua anak saja cuku’ telah berubah menjadi “dua anak lebih sehat” pragram KB terdiri dari 4T ya itu :
1 jangan menikah di
usia yang terlalu
muda
2 jangan menikah di
usia yang terlalu
tua
3 usia atau waktu
melahirkan jangan
terlalu rapat
4 jangan memiliki
anak dengan jumlah
yang banyak
Program KB bermanfaat untuk mengendalikan jumlah penduduk,mengatur pola asuh anak,pendewasaan umur untuk melaksanakan pernikahan .
Sekrang ini program KB tidak hanya di prioritas kan untuk para wanita tetapi laki laki pun sudah bisa melaksanakan program KB yaitu dengan melakukan fasaktomi bagi kaum laki laki.
Akhir acara Evi selpiani mengajak para peserta untuk mengucapkan salam generasi remaja ( Genre) dan langsung di adakan pengundian doorprise bagi para peserta sosialisasi.
AS*M
























