Ban’Gub : Proyek Cicerem Kuningan Rp 5 Miliar dipecah menjadi 14 penyedia diduga Tanpa Proses Tender yang jelas.

Kamis, 10 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuningan,Patroli News 86.Com
Janji Gubernur Jawa Barat untuk menjadikan Situ Ci Cerem menjadikan ikon pariwisata Jawa Barat, Benar – benar di laksanakan.Tahun 2022 akhir.

Bantuan pengembangan Situ Cicerem di Desa Kaduela Kabupaten Kuningan sebesar kurang lebih 5 milyar telah di gelontorkan, namun sayang di dalam pelaksanaanya menjadi sorotan publik  dan menuai polemik,Karna di duga dalam pelaksanaanya di duga ada kesan bagi bagi proyek dengan cara pekerjaan dipecah menjadi beberapa kegiatan dan dilaksanakan oleh beberapa perusahaan,  bahkan menurut sumber informasi di lapangan jumlah perusahaan yang mengerjakan mencapai 14 rekanan yang melaksanakan pekerjaannya,padahal pagu anggaran dari bantuan provinsi Jawa Barat itu kurang lebih anggaran Rp 5 milyar itu hanya  satu paket pekerjaan dan satu kode rekening.

 

Akibat santernya sorotan publik, mengakibatkan Kadis DISPORAPAR Kuningan jarang ada di kantor dan terkesan  maen kucing kucingan dengan media. Selain susah di temui untuk di kompirmasi awak media juga kabarnya dari adanya permasalahan itu kadis Porapar Kabupaten Kuningan jarang ada di tempat kabarnya punya ruang kantor bayangan..

Sontak wartawan senior kuningan yang biasa dipanggil kang Maman boms,angkat bicara keras,
Kamis,10/11/2022.Di kantor Forwades (forum wartawan Desa&Sekolah) menuturkan.Bahwa memang Kadis DISPORAPAR Kuningan Toto Toharudin sesosok kadis yang  susah untuk di temuin awak media apalagi kalau mau di kompirmasi,Saya sendiri sering mengalami datang ke Kantor DISPORAPAR tetapi jawaban sepri sama seperti ke awak media lain yang katanya Maaf pak ..pak  kadis lagi ada acara diluar bahasanya selalu begitu bahkan pernah juga mengatakan bapak sedang ada acara di makodim,namun pas saya ke Makodim,kadis Toto Toharudin nihil gak ada di makodim.Ini jelas Kadis Toto Toharudin di duga kurang koperatif dengan awak media sipemburu berita dan dugaan kuat kadis terlibat ikutan  proyek  semakin kuat dugaan memang bermain proyek pengembangan Situ telaga Ci Cerem,Karna pakta di lapangan kok sampe ada 14 rekanan,padahal menurut informasi ini satu paket pekerjaan dengan satu mata anggaran dan kode ring dan Anggaranya cuman kurang lebih 5 milyar.”ungkapnya”

 

Masih kata Maman, disini dalam perores juga patut diduga ada yang dilanggar sesuai aturan Perpres no 12 tahun 2021 atas perubahan Perpres no 16 tahun 2018,tentang pengadaan barang/jasa pemerintah,serta peraturan lembaga LKPP no 12 tahun 2021,tentang pedoman pengadaan barang/jasa pemerintah melalui penyedia.Ini sudah jelas jelas harus melalui tender lelang,namun kenyataan di lapangan di bagi 14 paket,ini mah jelas jelas Peraturan persiden telah di tabrak mentah mentah, jadi sangat jelas ada kolusi dan regulasi yang dilanggar.wah kalau gini bisa marah pak presiden kalau sampe tahu peraturannya di akalin dan diutak atuk  begini.ungkapnya sambil gunonan.

hasil investigasi, diduga ada maen proyek,untuk mendapatkan keuntungan dari satu nilai paket pekerjaan, yang jadi permasalahanya itu system ferivikasi dan nanti pertanggung jawabannya gimana,sampe 14 paket pekerjaan ????.
Oleh sebab itu,seharusnya Kadis Toto Toharudin jangan menghindar dari awak media,berikan penjelasan bersikap kooperatif jangan kucing kucingan dengan media.Karna sesuai UU KIP no 14 tahun 2008,setiap pejabat publik harus transparan dengan anggaran yang di kerjakan menggunakan uang negara, serta harus bisa di pertanggung jawabkan ke publik,biar tidak rancu dan menjadi bumerang .Biarkan semuanya terang benderang permasalahan salam masalah ini jangan sampe niat baik pak Gubernur Jawa barat Ridwan Kamil yang telah menggelontorkan anggaran pengembangan untuk Situ/Telaga Ciceurem,akan menuai masalah di kemudian hari. Karna dengan sistem cara seperti ini diduga bagi bagi paket pekerjaan akan berimbas dengan mutu kwalitas pekerjaan..

 

Untuk itu diharap pihak kejaksaan dan bagian tipikor polres harus bisa menyikapinya dan jangan sampai tutup mata apalagi membiarkan adanya dugaan KKN merajalela dengan berbagai cara .di kuningan tentu ini harus diberantas dan diusut tuntas biar pembangunan di kabupaten kuningan bergerak cepat tanpa ada KKN.  “tandasnya”
Uus(boy).Patroli86.

Berita Terkait

Polresta Cirebon Sita 237 Botol Miras Hasil Razia Pekat
Pekerjaan Proyek Konstruksi Jalan Yang Bernilai Rp. 2,9 Miliar di Indramayu Tidak Becus Hanya 1 Hari Setelah Di Cor Sudah Retak
Dua Terduga Pengedar Sabu Dibekuk di Sragi, Polisi Amankan 9,51 Gram Sabu
Motor Mio Sporty di Kabupaten Gowa Raib Di Bawah Kabur Oleh Pencuri 
Dimasa Libur benarkah MBG di SDN Sekarwangi tidak pernah diterima..?
Sembunyikan Sabu di Bungkus Rokok, “Ciblek” Diringkus Satresnarkoba Polres Pekalongan
Polres Boyolali Ungkap Kasus Curanmor, Tiga Tersangka Diamankan.
Polres Boyolali Ungkap Kasus Penggelapan Dana RSU Indriati, Kerugian Capai Rp559 Juta.

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:31 WIB

Polresta Cirebon Sita 237 Botol Miras Hasil Razia Pekat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:29 WIB

Pekerjaan Proyek Konstruksi Jalan Yang Bernilai Rp. 2,9 Miliar di Indramayu Tidak Becus Hanya 1 Hari Setelah Di Cor Sudah Retak

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:09 WIB

Dua Terduga Pengedar Sabu Dibekuk di Sragi, Polisi Amankan 9,51 Gram Sabu

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:27 WIB

Motor Mio Sporty di Kabupaten Gowa Raib Di Bawah Kabur Oleh Pencuri 

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:32 WIB

Dimasa Libur benarkah MBG di SDN Sekarwangi tidak pernah diterima..?

Berita Terbaru

PERISTIWA

Temuan BPK Soal Praktik Cashback di Sekolah Jadi Sorotan

Senin, 25 Mei 2026 - 21:03 WIB

eropa365 https://dadunation.it.com/