Kuningan,Patrolinews86.Com
Menindak lanjuti pemberitaan di media Patroli News86.Com.Terkait tertutupnya anggaran di Desa Paniis Kec Pasawahan Kab Kuningan.Dan di duga arogan sikap kades Raski.Senin,3/10/2022,Di sekre FORWADES.Bang Suradi ,angkat bicara,tidak sepatutnya di zaman era digital dan keterbukaan informasi publik.Kades Raski selaku kades berbicara seolah olah menantang para control sosial,yang maa seolah olah tidak ada pengaruhnya sebuah pemberitaan,dengan adanya hal ini.Saya bersama seluruh anggota media media FORWADES,sudah sepakat akan coba menggali informasi dari masyarakat terkait realisasi anggaran Dana Desa tahun 2020 dan 2021 serta tahun 2022,serta dana kompisasi dari PDAM cirebon.Dan kami akan kompirmasi ke Pemdes Paniis (kades Raski),berdasar data dari laporan Dana Desa ke kementrian keuangan melalui aplikasi omspan.”ujarnya”
Masih menambahkan,Saya yakin dan haqul yakin bahwa yang namanya penggunaan anggaran tidak mutlak seratus persen di gunakan untuk kegiatan,apalagi menurut informasi ada anggaran buat pipanisasi warga sedangkan dari dulu itu pipa belum pernah di ganti,yang mana menurut di lapangan itu di kelola oleh Bumdes,jadi ini perlu penjelasan dari kades Raski kalau semu pertanyaan awak media harus satu pintu oleh kades.Kalau pun nanti ada temuan dan di rasa ganjil terkait penjelasan anggaran,Kami(forwades)sudah berkordinasi dengan bagian hukum kami untuk di tindak lanjuti ke aparat penegak hukum(APH).Biarkan nanti APH yang melidik sampe penyidikan ,kami(forwades)akan mengawal terus proses hukumnya melalui pemberitaan.Ingat jangan sombong dan sok bersih,zaman sekarang masyarakat sudah pada melek dan pintar,apalagi presiden Jokowi sudah intruksikan untuk kawal dan awasi penggunaan Dana Desa dan laporkan apabila ada penyelewengan anggaran.Pengawasan yang terbaik ya masyarakat desa itu sendiri yang lebih tau akan realisasi penggunaan anggaran di Desa,serta para pemdes Jangan sampe tabu apalagi alergi dengan masyarakatnya yang bertanya akan penggunaan anggaran di Desa.Karna itu bentuk partisipasi masyarakat di dalam ikut mengawal dan mengawasi pembangunan di Desa.Kalau pun ada kades yang alergi serta beranggapan bahwa masyarakat /para control sosial yang bertanya terkait anggaran di anggap ngotak ngatik desa .itu patut di pertanyakan leader ship dan SDM nya,serta perlu ada pembinaan yang sipatnya intensif dari pimpinan di atasnya baik,BPMD,Kecamatan,atau bila bupati bila perlu.”tandasnya”
Uus(boy).patroli 86
























