Untuk tahun ini, tutur dia, pihaknya kembali mengajukan empat orang, untuk mendapat insentif dari kabupaten.
“Tapi tidak tahu diacc atau tidak,” tuturnya.
Namun, menurut Agus, permaslahan guru ngaji di Indragiri muncul setelah mereka mendapat insentif dari Kabupaten Bandung banyak warga yang komplen.
“Yang terbaca sekarang banyak warga yang komplen. Karena setelah mendapatkan insentif dari Kabupaten Bandung, mereka tidak lagi membantu mengajar ngaji di mesjid. Alasannya karena sudah mengajar di sekolah,” katanya.
“Makanya akan saya rapatkan minggu depan, mengapa sampai begini setelah ada insentif dari kabupaten asal ada absensi ke sekolah, tidak membantu ngajar ngaji lagi di mesjid,” katanya.
Atas terealisasinya program guru ngaji yang diluncurkan Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna , Pemerintahan Desa Indragiri mengucapkan terimaksih. “Kami mengucapkan terimakasih, atas program insentif guru ngaji yang diluncurkan Kepemimpinan Bupati Bandung melalui visi misi Kabupaten Bandung Bedas-nya, karena ini sangat membantu bagi kesejahteraan para guru ngaji,” kata Agus menutup perbincangannya.
(Lily Setiadarma)
Halaman : 1 2


























