Kuningan,Patrolinews86.com -Setiap Tahun PPDB di tingkat SMAN yang dianggap pavorit selalu menuai kontroversi dan permasalahan bahkan diduga ada permainan di panitia PPDB dari mulai manipulasi data Kartu Keluarga bahkan di duga ada permainan uang demi meloloskan bisa masuk di SMAN yang dianggap pavorit.
Melihat hal ini ternyata mendapat sorotan tajam dari Ketua FORWADES, Bang Suradi. Selasa,11/7/2023. Bang Suradi di sekre Forwades memyikapi masalah utu dirinya angkat bicara pedas. Memang persoalan PPDB zonasi selalu menuai persoalan diberbagai daerah, bahkan di kuningan sendiri terjadi banyak manipulasi data KK bahkan ada istilah titipan titipan.
Padahal sejatinya sistem zonasi itu sendiri bertujuan baik,yakni sistem penerimaan siswa didik atau peserta didik baru secara lebih transparan dan adil sesuai tempat tinggalnya. Namun kenyataan dan pakta di lapangan SMAN yang dianggap Pavorit menjadi tujuan utama,sehingga memungkinkan celah adanya praktek manipulasi data KK dan titipan titipan orang berpengaruh bahkan ada rumor bagi bagi jatah buat pegawai di sekolah pavorit itu sendiri.
Paktanya banyak anak di masyarakat meski rumahnya sekitar SMAN pavorit tersingkir kan dari sistem zonasi tidak bisa masuk,tapi anak didik dari luar zonasi SMAN pavorit justru bisa masuk,kan aneh bin ajaib ada apa ini .” Ungkapnya.
Oleh sebab itu pihak pemda dan dinas terkait di Kab Kuningan jangan berpangku tangan dan diam saja tetapi harus kita contoh walikota Bogor Pak Arya dengan sigap merespon banyaknya aduan masyarakat Bogor dengan turun langsung cek Berkas PPDB dan melakukan pencocokan data kk ke lapangan terbukti banyak manipulasi data KK.
Kabupaten Kuningan juga harus seperti Bogor pasti sama karna ini budaya kurang baik yang pasti di setiap kecurangan ada nilai pinancial yang di patok.
Banyak contoh lagi kadang panitia PPDB juga bermain bahkan terang terangan mengatakan ada uang berapa mau masuk kesini, padahal wilayah jonasi. Jadi memang sistem PPDB yang sesuai tujuan tidak tercapai dan hanya di jadikan alat saja,dengan demikian berarti sekolah belum siap dan hanya memenuhi kuota zonasi berdasarkan KK ,baik itu pindah KK sementara maupun Numpang di KK saudara ataupun orang lain.
Untuk itu saya dari Forwades meminta kepada Pemda setwmpat dan dinas terkait termasuk Disdukcapil,Inspektorat,untuk duduk bersama memecahkan permasalahan pelik tiap tahun ini,serta hasil temuan ini bisa di ajukan ke pemerintah provinsi dan pusat biar di kaji dan dianalisis kembali sistem zonasi karna selalu rancu,bila perlu di perbanyak sistem prestasi biar tidak ada lagi celah celah praktik permainan di PPDB SMAN Pavorit.”tandasnya”
Uus(boy).Patroli 86.
























