Kuningan, Patrolinews86.com – Program BPNT (bantuan pangan non tunai)memang menjadi isu menarik apabila ada penyelewengan,Seperti hal di Desa Kalimanggis Kulon Kec KALIMANGGIS Kab Kuningan lagi menjadi sorotan para awak media karna di duga ada penyimpangan terkait penerima mampaat.
Senin,9/5/2020, Kades H.Wahidi menjelaskan bahwa sudah ada beberapa media online yang memberitakan terkait program bpnt di desa KALIMANGGIS KULON.
“Ini berawal dari kadus wage yang baru mencari data LOM atas nama Yana Suryana yang menurut informasi di pemberitaan tidak pernah mendapatkan bantuan Bpnt. Saya selaku kades baru juga kaget dan merasa terkejut mengapa ada pemberitaan miring. Seharusnya pihak media kompirmasi juga kepada pemdes kalimanggis KULON biar ada penjelasan yang berimbang. Padahal sodara Yana Suryana itu sudah bukan warga kami dan sudah bercerai dengan sdri juju juleha bahkan sdr Yana Suryana sudah menjadi warga cipancur kec cidahu dan juga sdri juju juleha juga sudah menikah lagi sama suami baru tgl 05/07/2018. Jadi permasalahan sendiri juju juleha juga tidak berhak lagi atas hak Sdr Yana Suryana,bahkan menurut keterangan ibu kaur umum sdri Jujun Juniah yang notabenya mantan kadus wage permasalah ini sudah beres secara kekeluargaan bahkan di tuangkan dalam notulen di atas materai serta sdri juju juniah telah menerima uang pengganti selama 1 tahun sebesar Rp.2.400.000 kok tau tau ada berita yang kurang enak bahkan dalam berita seolah olah kami mendatangi sdri juju juleha. Padahal saya selaku kades hanya mendampingi ibu kaur dan menjadi saksi bahkan menurut keterangan ibu kaur itu kesepakatan terjadi karna desakan dari sdri juju juleha dan pak uri yang meminta di selesaikan dan meminta ganti rugi. Saya selaku kades merasa prihatin dengan kegaduhan ini tapi saya selaku kades siap memberikan keterangan terkait kegaduhan masyarakat kami. Intinya pihak pemdes telah berkirim surat ke dinsos menerangkan bahwa sdr Yana Suryana sudah bukan warga KALIMANGGIS KULON lagi,dan sdri juju juleha juga sebenarnya tidak berhak atas bantuan bpnt ini karna dia bukan KPM dia sudah berkeluarga dengan suami baru” jelas kades.
Hal senada di tambahkan oleh ibu jujun juniah selaku mantan kadus wage dia meminta maap karna miskomunikasi dengan pak kades baru memang saya mencairkan bpnt atas nama Yana Suryana dan bantuan itu saya alihkan ke warga yang memang layak menerima itu semua saya lakukan karna banyak desakan dari masyarakat yang seharusnya dapet tapi tidak dapet saya jadi pusing.
Saya heran kok ada pemberitaan padahal kami sudah ada kesepakatan di atas notulen di saksikan sama pak kades bahkan saya telah mengganti selama satu tahun itu semua saya lakukan karna pihak ibu juju juleha dan pak uri menekan saya harus ganti 2 tahun,dan saya tidak merasa bilang “sugan teh moal kayahoan” di pemberitaan salah satu media online.
jadi yang benar bukan kami sama pihak kades yang memberi uang tapi itu semua atas desakan pihak ibu juju juleha, ada semua bukti bukti bahwa kami telah menyelesaikan secara kekeluargaan namun sungguh di sayangkan kok ada pemberitaan miring seperti. Tapi ya sudah lah nasi sudah menjadi bubur namun besar harapan saya para pemangku kebijakan ataupun aph (aparat penegak hukum) bisa berbuat adil dan bijak dalam melihat suatu permasalahan biar ada keadilan karna ini hanya miskomunikasi besar harapan saya ini dapat selesai dengan baik, harap nya.
Uus (boy)
























