CIREBON,PatroliNews86.com – Halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Jati, Jalan Kesambi No. 56, Kota Cirebon, dipadati ratusan perawat kamis pagi (14/5/2026).
Mereka berkumpul merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke-52, yang disinergikan dengan Hari Perawat Internasional (International Nurses Day).
Tahun ini, PPNI Kota Cirebon mengusung tema “Perawat Profesional sebagai Modal Ekonomi Bangsa untuk Kesejahteraan Masyarakat”.
Tema tersebut menekankan bahwa investasi pada kompetensi dan kesejahteraan perawat adalah pilar jangka panjang bagi produktivitas ekonomi serta ketahanan kesehatan masyarakat, bukan sekadar biaya operasional.
Ketua PPNI RSUD Gunung Jati Cirebon, Adnan, S.Kep., Ns., memanfaatkan momentum ini untuk menyuarakan aspirasi kesejahteraan tenaga medis.
Ia berharap pemerintah dan pemilik rumah sakit swasta lebih memperhatikan standarisasi upah perawat di daerah.
“Bagi perawat di rumah sakit pemerintah, ada yang ASN, upah sudah standar nasional,Namun untuk yang di swasta, kita perlu perhatian terkait upah standar wilayah,” ungkap Adnan.
Pemilihan RSUD Gunung Jati sebagai pusat kegiatan melambangkan kolaborasi kuat antar-tenaga medis di Kota Cirebon.
Ini juga memperkuat komitmen pelayanan tanpa batas, sejalan dengan core values ASN BerAKHLAK di fasilitas kesehatan pemerintah.
Rangkaian Kegiatan Meriah dan Berdampak
Acara diisi seminar, upacara bersama, edukasi pola hidup sehat, serta pembukaan posko pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengunjung rumah sakit.
Di penghujung acara, Adnan pesan khusus untuk 576 perawat di bawah naungannya dan sejawat di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan). “Perawat itu profesi. Mari lebih menyatukan visi misi dalam pelayanan keperawatan dan memperjuangkan kesejahteraan perawat,” tutupnya.
Melalui perayaan ini, DPD PPNI Kota Cirebon berharap sinergi perawat, pemerintah daerah, dan masyarakat terus meningkat untuk ketahanan kesehatan nasional.
( M.Idris )
























