Kota serang, patrolinew86.com.
Adanya dugaan Kongkalikong antara
Penyedia Jasa CV. JJ Arbas Utama dan Konsultan pengawas CV. Citra Nusa Konsulindo ini terlihat nyata.
Berbicara Konsultan yaitu CV. Citra Nusa Konsulindo jelas memiliki peran penting dalam pengawasan dimana konsultan ini memiliki peranan penting dalam pengawasan pekerjaan dari kegiatan awal sampai akhir. Konsultan ini merupakan kepanjangan tangan dari Pemerintah Kota Serang untuk memberikan laporan harian, mingguan, sampai bulanan kepada Pemerintah Kota Serang yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang. Karena Konsultan di bayar oleh pemerintah, papar Asep Saefudin Aktifis Pemerhati pembangunan di Kota Serang belum lama ini kepada awak media.
Dari pekerjaan pengerasan bahu sampai pengecoran jalan di ruas jalan Masigit-Terumbu yang di kerjakan oleh Penyedia Jasa (PJ) CV. Arbas Utama dengan nilai kontrak 2,8 Miliar lebih. Dugaan kuat Konsultan melakukan laporan palsu dengan kegiatan pengerasan bahu, yang seharusnya 25 Cm pemadatan ini hanya asal aja yang di lakukan PJ. Ini terlihat jelas disaat PJ melakukan pekerjaan utama pengecoran jalan, bahu jalan yang dilalui oleh mobil molen pada ambles dan hasil pengecoran juga pada retak. Ini sudah terlihat dengan jelas bahwa pekerjaan awal pengerasan bahu asal dan hasilnya juga tidak maksimal karena pondasinya asal dan mengakibatkan podasi labil, kurangnya pengerasan, paparnya.
Labilnya dasar jalan mengakibatkan pekerjaan utama pengecoran jalan pada retak patah, sehingga ini akan mempengaruhi usia jalan. Pemerintah Kota Serang menganggarkan peningkatan jalan Masigit-Terumbu dengan anggaran yang signifikan dengan harapan akan tahan lama dan kuat, karena pemerintah jalan menggunakan bahan beton itu mahal, sambungnya.
Dugaan kuat adanya kongkalikong antara PJ dan Konsultan, yang mengakibatkan ruas jalan Masigit-Terumbu ini kwalitasnya di pertanyakan, belum di gunakan jalan tersebut sudah pada retak-retak dan patah, pukasnya.
Sementara itu menurut Arbim Frans dari PJ melalui pesan singkatnya nya mengatakan, saat ini pihak PJ sedang merapikan semua pekerjaan, menggunakan alat berat Beko agar ada kwalitas pembangunan. Dan perkerjaan juga dilakukan secara estapet, sesuai dengan keinginan masyarakat setempat agar dapat di gunakan untuk keluar masuk aktifitas warga setempat, dalam pesan singkatnya nya. (7/8). (Yan)

























