PKK Kecamatan Caringin Gandeng BNN Gelar Seminar Peringati Hari Kartini
Bogor patroli 86news – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Caringin Septiarty Ramdan menggelar Workshop Seminar Pencegahan dan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Keluarga dan Masyarakat bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Caringin, Rabu 7 Mei 2026.
Kegiatan seminar dibuka langsung oleh Camat Caringin Ramdan Firdaus yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penyantun. Acara tersebut dihadiri kader PKK, perangkat desa, tokoh masyarakat, karang taruna, kader posyandu, Himpaudi hingga para ibu rumah tangga dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Caringin.
Dalam sambutannya, Camat Caringin Ramdan Firdaus menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar edukasi bahaya narkoba yang dinilai sangat penting di tengah meningkatnya ancaman penyalahgunaan narkotika di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurutnya, peran keluarga menjadi benteng utama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Orang tua, terutama ibu, harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan anak-anak agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan pergaulan yang negatif.
“Pencegahan narkoba harus dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua harus lebih peduli terhadap perkembangan anak, mulai dari pergaulan hingga aktivitas sehari-hari agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Ramdan menegaskan, momentum peringatan Hari Kartini menjadi pengingat penting bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan keluarga dan membentuk karakter generasi muda yang sehat serta berakhlak baik.
“Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Jika keluarga kuat, maka anak-anak juga akan lebih kuat menghadapi berbagai pengaruh buruk, termasuk bahaya narkoba,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Caringin Septiarty Ramdan mengatakan, kegiatan seminar tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang kini telah menyasar berbagai kalangan, termasuk pelajar dan remaja.
Ia menilai, edukasi tentang bahaya narkoba harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memiliki pemahaman yang cukup dalam melakukan pencegahan sejak dini.
“Melalui seminar ini kami ingin memberikan wawasan kepada masyarakat, khususnya para ibu, agar lebih memahami bahaya narkoba serta mampu mengawasi anggota keluarga di lingkungan masing-masing,” katanya.
Menurut Septiarty, perempuan memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat dan harmonis. Karena itu, para kader PKK diharapkan dapat menjadi agen edukasi di tengah masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.
Dalam seminar tersebut, narasumber dari Badan Narkotika Nasional memaparkan berbagai jenis narkoba yang banyak beredar di masyarakat beserta dampak buruk yang ditimbulkan terhadap kesehatan fisik maupun mental.
Selain menyebabkan kerusakan organ tubuh dan gangguan psikologis, penyalahgunaan narkoba juga dapat memicu tindakan kriminalitas serta merusak masa depan generasi muda. BNN juga mengingatkan pentingnya deteksi dini terhadap perubahan perilaku anak sebagai langkah antisipasi.
“Biasanya pengguna narkoba mengalami perubahan perilaku, mulai dari emosional, tertutup, hingga perubahan pola pergaulan. Hal ini perlu menjadi perhatian keluarga agar dapat dilakukan pencegahan sedini mungkin,” Kata Septiarty Ramdan kepada patroli 86 news Rabu 7 Mei 2026.
Dalam kesempatan tersebut, peserta juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah penanganan apabila menemukan anggota keluarga atau lingkungan sekitar yang terindikasi terlibat penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta tampak antusias menyampaikan berbagai pertanyaan terkait cara pencegahan, pengawasan anak, hingga proses rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba.
Salah seorang peserta mengaku kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat, khususnya para orang tua dalam menghadapi tantangan pergaulan anak di era modern.
“Sekarang pengaruh lingkungan dan media sosial sangat besar. Seminar seperti ini sangat membantu kami agar lebih memahami cara menjaga anak-anak dari bahaya narkoba,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Tim Penggerak PKK Kecamatan Caringin berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap bahaya narkoba serta memperkuat peran keluarga sebagai garda terdepan dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika
Acara ditutup dengan ajakan bersama untuk menciptakan lingkungan yang sehat aman dan bebas narkoba demi menyelamatkan generasi muda serta mewujudkan masyarakat yang lebih berkualitas di masa mendatang ( Cahya )
























