PATROLINEWS86.COM – SIKKA, NTT.
Keindahan alam Kabupaten Sikka, khususnya Gunung Egon, kembali menjadi saksi bisu semangat kepedulian dan persaudaraan.
Komunitas ONE LOVE EXPLORERS yang berarti “Penjelajah Dengan Satu Cinta”, baru saja melaksanakan kegiatan pendakian yang bukan hanya sekadar olahraga petualangan, tetapi juga sebuah misi mulia.
Komunitas ini berdiri dengan visi yang kuat: Menyatukan perbedaan gender dalam satu misi: Mencintai dan Menjaga Alam Semesta.
Dengan semangat “Satu Cinta”, mereka membuktikan bahwa laki-laki dan perempuan bisa bersinergi, saling menghargai, dan bergerak bersama demi kelestarian lingkungan tanpa sekat perbedaan.
Suasana keakraban dan solidaritas anggota Komunitas One Love Explorers di Kabupaten Sikka.
Menaklukkan Tantangan, Menjaga Keasrian:
Perjalanan menuju puncak Gunung Egon menjadi momen pembuktian kekompakan tim.
Melintasi jalur yang menantang, udara yang sejuk, dan pemandangan yang memukau, setiap langkah yang diambil oleh anggota ONE LOVE EXPLORERS diiringi dengan kesadaran tinggi untuk tidak merusak apa yang sudah ada.
Prinsip Leave No Trace atau tidak meninggalkan sampah dan jejak negatif menjadi pegangan utama mereka selama di kawasan gunung.
Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi anggota untuk lebih mengenal flora, fauna, serta ekosistem yang ada di sekitar Gunung Egon, agar cinta terhadap alam tidak hanya sebatas ucapan, melainkan tindakan nyata.
Suara dari Anggota: Semangat dan Harapan
Awak media mewawancarai beberapa anggota yang turut serta dalam kegiatan ini, menurut Gelson, bahwa : Pendakian ini memberikan pengalaman yang luar biasa.
Bagi saya, ONE LOVE EXPLORERS bukan hanya soal mendaki, tapi tentang bagaimana kita belajar menghargai satu sama lain tanpa melihat gender.
Di sini kita sama, sama-sama anak alam yang punya tanggung jawab untuk merawat bumi, ucap Gelson.
Di tempat yang sama, Thyo berpendapat bahwa: Gunung Egon selalu punya pesona tersendiri.
Tapi yang membuat saya bangga menjadi bagian dari komunitas ini adalah semangat kebersamaannya.
‘Satu Cinta’ mengajarkan kita bahwa persatuan adalah kekuatan.
Semoga kita semua bisa terus menjaga keindahan ini agar anak cucu kita nanti juga bisa merasakannya, ujar Thyo.
Dan Vira mengatakan bahwa: Saya senang sekali bisa bergabung.
Komunitas ini sangat suportif, perempuan dan laki-laki saling bantu.
Misi menyatukan perbedaan gender ini benar-benar terasa.
Kita sama-sama punya hati untuk mencintai alam.
Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menginspirasi banyak orang, tegas Vira dengan wajah penuh senyum bahagia menikmati Alam yang sejuk.
Struktur Organisasi ONE LOVE EXPLORERS Kabupaten Sikka:
Komunitas ini berjalan dengan struktur kepengurusan yang rapi sebagai berikut,
– Pembina / Penasihat: Gregorius Cristison Bertholomeus, S.H., M.H
– Ketua (Koordinator): Gregorius Rabata Lando
– Wakil Ketua: Sovia Yunita Mbari
– Sekretaris (Admin): Delita Nina Belia
– Bendahara (Pengelola Dana): Elisabeth Asulfriyani Bataona
Divisi / Seksi:
– Humas: Chatarina Claudia Amanda
– Operasional: Leonardus Gerardino Gating Gapun
– Perlengkapan dan Logistik: Bayu Kirana Putra
Anggota:
1. Aurelius Gaius Suni
2. Filemon Oy Bu
3. Hieronimus Barezo Luis
4. Yohanes Nong Fatno
5. Paskalito Dominggus
6. Maria Vebronia Jene
7. Laurentia Cemelia Vivin
8. Apsadet Alfius Aloruha
9. Alesandro Bernadino Adventino Maurits Kevin
10. Baptistuta Sergio Peon
11. Theresia Tanga Lada
12. Sri Eka Cahyani
13. Veronika Alfrida
Sebagai penutup dari perjalanan ini, ada sebuah pesan mendalam yang menjadi pegangan komunitas:
“Gunung bukan milik kita untuk kita ambil, tapi warisan leluhur yang harus kita jaga.
Cintai Gunung Egon seperti mencintai diri sendiri, karena menjaga alam adalah menjaga masa depan kita bersama.”
Semoga semangat ONE LOVE EXPLORERS terus berkobar dan menjadi inspirasi bagi generasi muda di Kabupaten Sikka dan sekitarnya.


























