Boyolali – Patrolinnews86.com. – Estafet Kepemimpinan untuk Kemandirian Desa Desa Gladagsari, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali, kembali meneguhkan langkahnya menuju desa yang mandiri dan berdaya saing melalui acara Pisah Sambut Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gladagsari. Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat dan penuh nuansa kebersamaan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan BUMDes sebagai pilar penggerak ekonomi desa.
Pisah sambut ini bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan simbol estafet perjuangan dan tanggung jawab besar dalam mengelola potensi desa demi kesejahteraan masyarakat, Sabtu (24/01/2026)
Di hadapan pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta unsur kelembagaan desa lainnya, pengurus lama yang diwakili Ny Hj.Yayuk Pujiyastuti ( ketua ) dan Corlenius Karli, S.Pd ( Sekretaris ), Suwarno( Banwas ) secara resmi menyerahkan amanah kepada pengurus baru Winarno, S.Pd ( ketua ),Yisca Setyaningsih, S.Pd,(Bendahara), Margono, S.Pd ( Banwas ) untuk melanjutkan roda organisasi BUMDes.
Dalam suasana yang sarat makna, apresiasi dan penghargaan disampaikan kepada pengurus BUMDes periode sebelumnya atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi nyata yang telah diberikan. Di tengah berbagai tantangan pengelolaan usaha desa, pengurus lama dinilai telah meletakkan fondasi penting bagi keberlangsungan BUMDes Gladagsari baik dalam tata kelola, pengembangan unit usaha, maupun penguatan kepercayaan masyarakat.
BUMDes sebagai instrumen ekonomi desa memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai lembaga usaha, tetapi juga sebagai wahana pemberdayaan masyarakat.ujar Rulyan Giyatmiko,S.H, M.H ( Pj Kades Gladagsari )
dalam sambutannya.
Oleh karena itu, keberhasilan BUMDes tidak dapat dilepaskan dari komitmen, integritas, dan visi para pengelolanya. Apa yang telah dirintis oleh pengurus sebelumnya menjadi modal berharga bagi kepengurusan yang baru untuk melangkah lebih jauh dan lebih berani.
Kepada pengurus BUMDes yang baru, harapan besar pun disematkan. Tantangan ke depan tidaklah ringan mulai dari tuntutan profesionalisme, transparansi pengelolaan keuangan, hingga inovasi usaha yang mampu menjawab kebutuhan dan potensi lokal desa. Namun dengan semangat kolaborasi, dukungan pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat, BUMDes Gladagsari diyakini mampu berkembang menjadi motor penggerak ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan, Papar Rulyan.
Pergantian kepengurusan ini diharapkan menjadi titik tolak lahirnya gagasan-gagasan segar dan terobosan baru dalam pengelolaan BUMDes. Optimalisasi potensi lokal, penguatan jejaring usaha, serta pemanfaatan peluang ekonomi kreatif dan digital menjadi tantangan sekaligus peluang yang harus dijawab dengan kerja nyata.
Pisah sambut pengurus BUMDes Desa Gladagsari juga menjadi pengingat bahwa pembangunan desa adalah proses panjang yang membutuhkan kesinambungan. Bukan tentang siapa yang memimpin, melainkan bagaimana kepemimpinan tersebut mampu membawa manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan tekad untuk terus maju, BUMDes Desa Gladagsari diharapkan semakin kokoh sebagai lokomotif ekonomi desa, menghadirkan manfaat nyata, serta menjadi kebanggaan masyarakat Gladagsari dalam mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan sejahtera.
Kalau mau, saya bisa:
Menyesuaikan nama pengurus lama & baru
Menambahkan kutipan Kepala Desa / Direktur BUMDes.pungkas Rulyan.( Samira )
























