“APBD Kuningan 2025 Rp 2,779 Triliun, Target Pendapatan Menurun dari tahun sebelumnya.

Jumat, 3 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto net

“APBD Kuningan 2025 Rp2,779 Triliun, Target Pendapatan Menurun dari tahun sebelumnya.

Kuningan patrolinews86.com  –  Disadari atau tidak Kabupaten Kuningan masih ketergantungan ke pusat atau provinsi sebesar 87.% ditahun ini dan dipandang Kabupaten Kuningan sulit untuk menjadi PAD kalau pun dipaksakan tidak ada celah dan akan berdampak. Jadi mau tidak mau dengan keadaan ini kita harus bertahan dengan keadaan yang ada.demikian dikata Kepala Bappeda Kabupaten Kuningan H.Usep Sumirat saat bertemu patroli diruang kerjanya tadi pagi .
Masih dikata dia APBD Kabupaten Kuningan tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp2,779 Triliun seperti yang  ditetapkan akhir pekan lalu oleh pemerintah dan Anggota DPRD Kuningan.
Pemerintah dan aggota dewan sepakat bahwa total pendapatan daerah mencapai Rp 2,779 triliun.
Hal itu juga seperti yang tertuang dalam rapat peripurna penetapan ABPD Kuningan 2025 yang waktu itu dihadiri oleh Pj Bupati Kuningan, Forkopimda, Kepala OPD, serta para Anggota DPRD Kuningan.

Dalam laporan hasil pembahasan yang disampaikan juru bicara Banggar DPRD Kuningan, Kang Yaya, disebutkan bahwa banyak faktor yang menyebabkan menurunnya target pendapatan daerah.

Antara lain faktor penyesuaian pendapatan transfer dari pemerintah pusat.
“Pendapatan Daerah tahun 2025 mengalami penurunan sebesar Rp 111,480 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini terutama disebabkan oleh berkurangnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 6,423 miliar dan Pendapatan Transfer sebesar Rp 98,378 miliar,”

Dalam rincian RAPBD TA 2025, PAD ditargetkan sebesar Rp 432,573 miliar, turun dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp 438,997 miliar.
Kemudian Pendapatan Transfer diproyeksikan sebesar Rp 2,301 triliun, lebih rendah dibandingkan TA 2024 yang mencapai Rp 2,403 triliun.Selain itu, komponen lain-lain pendapatan yang sah dipatok sebesar Rp 45,156 miliar, sebagian besar berasal dari Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk pelayanan kesehatan pada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).Di sisi belanja, anggaran belanja daerah meningkat menjadi Rp 2,892 triliun setelah pembahasan dengan TAPD, naik sebesar Rp 59,019 miliar dari usulan awal. Alokasi tersebut mencakup Belanja Operasi Rp 2,192 triliun, Belanja Modal Rp 172,431 miliar, Belanja Tidak Terduga Rp 40,015 miliar, dan Belanja Transfer Rp 488,186 miliar.Meskipun terjadi defisit anggaran sebesar Rp 113,923 miliar akibat lebih besarnya belanja daerah dibandingkan pendapatan, lanjutnya, defisit ini dapat tertutupi oleh penerimaan pembiayaan daerah yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) TA sebelumnya.
“Defisit sebesar Rp 113,923 miliar sepenuhnya tertutupi oleh SiLPA tahun sebelumnya. Dengan demikian, APBD TA 2025 Kabupaten Kuningan berada dalam posisi berimbang,” jelasnya.

Adapun yang menjadi kesimpulan Banggar DPRD Kuningan berkenaan dengan Raperda APBD 2025, lanjutnya, Banggar DPRD Kuningan menyetujui untuk disahkan menjadi Perda APBD 2025 Kabupaten Kuningan.
Namun sejauh ini, belum ada kabar kaitan hasil evaluasi dari Gubernur Jabar terhadap APBD Kuningan Tahun 2025.

Masih dikata Usep, Ahir ahir ini untuk kebutuhan di dinas bapeda aja bener bener defisit bahkan kegiatan pembangunan bapeda pun tidak seutuhnya cair hanya sebagian karena anggarannya tidak mencukupi tetapi meskipun begitu kita berusaha kegiatan bisa selesai bagi yang prioritasnya saja, menyinggung masalah anggaran tadi dirinya berharap ditahun depan akan ada terobosan pembangunan PLTA di daerah cilebak yang rencananya akan menghabiskan anggaran sekitar 40 miliaran, semoga rencana itu berjalan lancar dan mampu meningkatkan PAD Kuningan kedepan .”ucapnya.
Diambil dari berbagai sumber :  liputan ds

Berita Terkait

Satuan Pelayanan Cirebon Distribusi MBG Masuk Ke Wilayah Indramayu Pertanyaan Juklak Dan Juknisnya
Tinjau Pelatihan Vokasi di SMKN 4 Bandar Lampung, Wapres Dukung Penguatan SDM Berdaya Saing Global
FOKBI Kabupaten Klaten Resmi Terbentuk, Tantyo Hatmono Didapuk Jadi Ketua.
Rutan Kelas IIB Boyolali Gelar Apel dan Penandatanganan Ikrar Bersama,
PANGBES LASKAR KUDA PUTIH INGATKAN WAMENTAN SUDARYONO
Agung Sulistio Soroti Polemik Harga Pertalite, Agung Sulistio: “Rakyat Jangan Dibingungkan dengan Logika Harga BBM”
RENUNGAN KEHIDUPAN: MANUSIA TERLALU SIBUK MENGEJAR DUNIA, LUPA BEKAL AKHIRAT
Wamentan Sudaryono Nge Prank Sultan Sepuh Cirebon Alasan Di Panggil Presiden
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:37 WIB

Satuan Pelayanan Cirebon Distribusi MBG Masuk Ke Wilayah Indramayu Pertanyaan Juklak Dan Juknisnya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:31 WIB

Tinjau Pelatihan Vokasi di SMKN 4 Bandar Lampung, Wapres Dukung Penguatan SDM Berdaya Saing Global

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:59 WIB

FOKBI Kabupaten Klaten Resmi Terbentuk, Tantyo Hatmono Didapuk Jadi Ketua.

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:15 WIB

Rutan Kelas IIB Boyolali Gelar Apel dan Penandatanganan Ikrar Bersama,

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:46 WIB

PANGBES LASKAR KUDA PUTIH INGATKAN WAMENTAN SUDARYONO

Berita Terbaru

eropa365