Indramayu – Patrolinews86.com – Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Solidaritas Indramayu (FSI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri Indramayu, Senin (4/5/2026), sebagai bentuk pengawalan terhadap jalannya persidangan kasus pembunuhan sadis satu keluarga yang menewaskan lima orang.
Aksi dimulai sejak pukul 10.00 WIB. Massa berkumpul di Sport Center Indramayu sebelum melakukan long march menuju Pengadilan Negeri Indramayu. Sepanjang perjalanan, mereka membentangkan spanduk serta menyerukan tuntutan agar keadilan ditegakkan tanpa intervensi.
Koordinator umum aksi, Bengbeng Sugiono, menegaskan bahwa kehadiran massa bukan sekadar unjuk rasa, melainkan bentuk kontrol publik terhadap proses hukum. Ia menekankan pentingnya menjaga objektivitas persidangan agar tidak terpengaruh opini di luar fakta hukum.
“Aksi ini adalah bentuk dukungan moral sekaligus pengawasan. Kami ingin memastikan proses hukum berjalan jujur, terbuka, dan tidak dikaburkan oleh kepentingan tertentu,” tegasnya.
Dalam aksi tersebut, FSI menyampaikan enam tuntutan utama, yakni menolak dramatisasi perkara, menjaga integritas lembaga peradilan, menghentikan penyebaran hoaks, menyampaikan duka cita kepada korban, menuntut proses hukum yang transparan, serta mendesak hukuman seberat-beratnya bagi pelaku.
Aksi berlangsung tertib meski sempat menyebabkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi. Perwakilan massa juga diterima pihak Pengadilan Negeri Indramayu untuk melakukan audiensi.
FSI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga putusan akhir dijatuhkan. Mereka berharap majelis hakim tetap independen dan menjatuhkan vonis yang seadil-adilnya demi rasa keadilan bagi para korban dan masyarakat. (Agus Sulist/Ats)

























