Sumedang — patrolinews86.com
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menganjurkan agar siswa di seluruh wilayah Jawa Barat melaksanakan kegiatan belajar di luar kelas selama satu hari dalam setiap minggu. Inisiatif tersebut bertujuan mendorong siswa lebih memahami lingkungan sekaligus membentuk karakter peduli alam.
> “Kalau ada satu hari anak sekolah pakai baju pramuka, saya harap mereka tidak berada di dalam kelas, tetapi belajar di luar. Membersihkan sungai, menanam pohon, kemudian belajar di alam terbuka dan memahami lingkungan,” ujar Gubernur yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Kwartir Jabar, pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional Tingkat Jabar di Gedung Balairung Rudini IPDN, Kabupaten Sumedang, Selasa (9/12/2025).
Gubernur menegaskan bahwa alam terbuka dapat menjadi sarana pendidikan yang efektif, tidak hanya untuk menambah wawasan, tetapi juga untuk membangun karakter siswa melalui kegiatan nyata di lingkungan sekitar.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalankan pendidikan berbasis ekologi melalui berbagai program prioritas.
> “Kita sudah mulai aksinya melalui Pendidikan Karakter Panca Waluya dengan menanamkan nilai-nilai ekologi. Mengajarkan anak-anak, termasuk para guru, tentang pentingnya tanah, air, udara, dan matahari,” jelasnya.
Program pembelajaran di luar kelas ini diharapkan dapat menjadi gerakan bersama untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini, sekaligus memperkuat pendidikan karakter siswa Jawa Barat agar lebih peduli terhadap alam dan kehidupan sosial di sekitarnya.
( Hrn/ red)
























