Wujudkan Kemandirian Bangsa, SULTAN SEPUH CIREBON : “Dewan Adat Nasional Ingin Dorong Sinergi Raja Bersama Pemerintah Bangun Lumbung Padi Desa”

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Patrolinews86.com– Guna mewujudkan kemandirian bangsa, Ketua Umum (Ketum) Lembaga Dewan Adat Nasional Republik Indonesia (DAN RI) PYM Sultan Sepuh Cirebon Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja S.Psi MH berharap agar peran Kesultanan bersama masyarakat adat serta Pemerintah nantinya dapat berjalan beriringan.

Sedangkan salah satu program nyata yang saat ini tengah digagas adalah pembangunan lumbung padi di setiap desa. Berada dibawah naungan Kesultanan, namun bekerjasama dengan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

Dipaparkan Sultan Sepuh Cirenon bahwa keberadaan lumbung padi itu nanti, bukan hanya menjadi simbol dari kedaulatan pangan. Tetapi, juga sebagai wujud nyata dari negara hadir untuk masyarakat adat.

Disebutkan pula bahwa melalui program tersebut, diharapkan nantinya mampu menjaga ketahanan pangan desa, memberdayakan masyarakat adat serta memperkuat jalinan sinergitas antara lembaga adat dengan pemerintahan.

“Jadi Dewan Adat Nasional RI (DAN RI) ini hadir sebagai penyambung suara antara para Raja Sultan dan Pemerintah. Tentunya dengan membangun lumbung padi di setiap desa, kita menjaga kedaulatan pangan dan sekaligus mempertegas keberadaan masyarakat adat dalam bingkai NKRI,” kata Sultan Sepuh Cirebon melalui keterangan resminya yang diterima POSBERITAKOTA, Senin (22/9/2025) di Jakarta.

Keberadaan Dewan Adat Nasional Republik Indonesia (DAN RI) merupakan salah satu lembaga yang menaungi para Raja dan Sultan Nusantara. Lembaga ini dikenal sebagai Perkumpulan Kerajaan Tertua yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia. Sedangkan tujuan utama DAN RI adalah mengkoordinasikan sistem tata kelola adat serta memperkuat kesatuan masyarakat adat di seluruh Indonesia.

Kembali ditegaskan Sultan Sepuh Cirebon bahwa peran Kesultanan dan masyarakat adat tidak bisa dipisahkan dari sejarah bangsa. Apalagi dengan adanya pengakuan pemerintah terhadap lembaga ini, diharapkan kedaulatan masyarakat adat dapat terus terjaga sejalan dengan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Bentuk kehadiran negara bersama Kesultanan adalah bukti kedaulatan NKRI. Malah sinergi itu nanti dapat memperkokoh persatuan bangsa. Dimana adat, budaya dan pemerintahan harus bisa saling melengkapi,” ucapnya, menambahkan.

Sebagai lembaga resmi, DAN RI memiliki struktur organisasi yang solid. Bahkan saat ini, Ketua Umum (Ketum) dijabat oleh PYM Sultan Sepuh Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja S.Psi MH. Sedangkan untuk jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) diamanahkan kepada PYM Sultan Malik Samudera Pasai Aceh, Syarif Teuku Haji Badruddin Syah ZFA.

Patut diketahui bahwa lembaga ini berkantor pusat di Gedung PKRI, Lantai 5 Jalan Pegangsaan Timur No 56 Menteng, Jakarta Pusat. Namun untuk sementara kantor operasionalnya berada di Bellagio Boutique Mall, Unit OL.2-10, FL.1 Mega Kuningan Barat, Jakarta Selatan.

PUSAT HINGGA DAERAH

Dewan Adat Nasional Republik Indonesia (DAN RI) memiliki jaringan pelayanan yang mencakup seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, DAN RI juga berstatus sebagai Perkumpulan Raja Sultan se-Nusantara. Bahkan, lembaga ini berfungsi sebagai wadah komunikasi, koordinasi dan konsolidasi di antara para Pemimpin Adat dan Kesultanan.

Namun demikian, terkait kebijakan yang dihasilkan tidak hanya memperhatikan aspek modern pemerintahan. Tetapi, juga berakar pada nilai-nilai budaya, adat dan sejarah Nusantara.

Kemudian melalui rencana strategis seperti pembangunan lumbung padi desa, Dewan Adat Nasional berharap masyarakat adat dapat lebih berdaya dan pemerintah memiliki mitra yang kuat dalam mewujudkan ketahanan nasional.

Terkait harapan dari Sultan Sepuh Cirebon bakal menjadi refleksi dari pentingnya menjaga keseimbangan antara tradisi dan modernitas. Dewan Adat Nasional RI juga menekankan bahwa keberadaan Raja, Sultan serta Tokoh Adat di seluruh Nusantara bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi juga mitra strategis negara dalam membangun masa depan.

“Tentunya dengan semangat persatuan, kami bersama Pemerintah bakal terus berjuang agar masyarakat adat merasakan kehadiran negara. Lumbung padi desa hanyalah awal. Kedepannya masih banyak program lain yang akan dikembangkan demi kesejahteraan rakyat,” janji Ketum DAN RI seraya menutup keterangannya. © RED/AGUS SANTOSA/bie

Berita Terkait

Bupati Dian Tekankan Peran Strategis Penyuluh KB.Kukuhkan Pengurus IPeKB Kuningan 2026–2030,
Cerita di Balik Candi Plaosan: Cinta yang Indah dari Dua Hal yang Berbeda.
Puncak Acara Festival Candi Kembar Plaosan Klaten Bawa Pesan Kerukunan dan Perdamaian Dunia. 
Pelantikan AMKI Sumsel Penuh Antusiasme, Tokoh Media dan Pejabat Hadir
Aktivis Anti Korupsi Cirebon Desak Pemkot Bangun GOR dan Lapangan Sepak Bola di Argasunya
Diskominfo Kabupaten Pekalongan Selenggarakan Rapat Kordinasi Dorong KIM Perkuat Peran Informasi Publik Berbasis Masyarakat
Berita tentang adanya dugaan MBG Tidak disalurkan diduga di korup, inilah kata SPPG dan Yayasan 
Dedi Aryanto Kembali Pimpin HNSI Indramayu 2026–2031, HNSI Jadikan Rumah Besar Nelayan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WIB

Bupati Dian Tekankan Peran Strategis Penyuluh KB.Kukuhkan Pengurus IPeKB Kuningan 2026–2030,

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:36 WIB

Cerita di Balik Candi Plaosan: Cinta yang Indah dari Dua Hal yang Berbeda.

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:25 WIB

Puncak Acara Festival Candi Kembar Plaosan Klaten Bawa Pesan Kerukunan dan Perdamaian Dunia. 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:04 WIB

Pelantikan AMKI Sumsel Penuh Antusiasme, Tokoh Media dan Pejabat Hadir

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:00 WIB

Aktivis Anti Korupsi Cirebon Desak Pemkot Bangun GOR dan Lapangan Sepak Bola di Argasunya

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Datangnya Kematian Menjadi Pengingat Bagi Manusia

Senin, 25 Mei 2026 - 07:52 WIB

WARTA DESA

Bupati Dian Resmikan Kampung KB Sangga Buana Cijoho,

Senin, 25 Mei 2026 - 07:50 WIB

LINTAS DAERAH

Jangan Sampai Dunia Membutakan Hati dan Melalaikan Ibadah

Senin, 25 Mei 2026 - 07:45 WIB

eropa365 https://dadunation.it.com/