Cirebon,- Patrolinews86.Com – 23 Oktober 2025 — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja selama dua hari ke Kabupaten dan Kota Cirebon, Jawa Barat, pada 23–24 Oktober 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam bidang sosial, ekonomi, serta pendidikan keagamaan.
Setibanya di Bandar Udara Cakrabuana Cirebon pada Kamis sore (23/10), Wapres disambut oleh jajaran Forkopimda Jawa Barat dan perwakilan Pemerintah Daerah Cirebon. Agenda hari pertama diisi dengan peninjauan wilayah pesisir Desa Citemu, Kecamatan Mundu, guna menyerap aspirasi para nelayan setempat.
Dalam dialog bersama nelayan, sejumlah persoalan utama disampaikan kepada Wapres, antara lain:
Pendangkalan Sungai Selopengantin yang menghambat aktivitas keluar-masuk perahu nelayan.
Minimnya fasilitas dermaga dan tempat bongkar muat hasil tangkapan yang layak.
Ketergantungan nelayan pada tengkulak dan sulitnya akses terhadap pembiayaan formal yang terjangkau.
Menanggapi hal tersebut, Wapres Gibran menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat dengan meminta kementerian terkait dan pemerintah daerah melakukan peninjauan langsung serta merumuskan solusi konkret.
> “Aspirasi nelayan harus kita dengar langsung di lapangan. Pemerintah pusat siap membantu agar persoalan seperti pendangkalan sungai dan pembiayaan nelayan bisa segera ditangani,” ujar Wapres Gibran di sela kunjungan.
Pada hari kedua (24/10), Wapres dijadwalkan menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional sekaligus menghadiri Silaturahmi Nasional Alumni Buntet Pesantren, salah satu pesantren tertua di Indonesia yang tengah memasuki usia tiga abad. Dalam kesempatan tersebut, Wapres akan menyampaikan arahan terkait penguatan pendidikan pesantren dan peran santri dalam pembangunan bangsa.
Selain agenda keagamaan, Wapres juga direncanakan meninjau sejumlah fasilitas layanan publik di wilayah Cirebon, termasuk bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.
Melalui kunjungan ini, pemerintah berharap dapat mempercepat penyelesaian masalah-masalah mendasar di tingkat lokal serta memperkuat kolaborasi lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat pesisir dan santri.
(Harun/red)























