Pernyataan Anggota DPR Dinilai Arogan, Ketua PPWI Jabar: “Dia Lebih Tolol dari ODGJ!”

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bandung patrolinews86.com – Pernyataan seorang anggota DPR RI yang menyebut bahwa “jika ada yang menginginkan DPR dibubarkan, adalah tolol-tololnya orang” menuai reaksi keras dari berbagai kalangan masyarakat sipil.

Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Jawa Barat, Agus Chepy Kurniadi, dengan tegas menyayangkan sikap arogan yang ditunjukkan oleh wakil rakyat tersebut. Menurutnya, pernyataan itu bukan hanya merendahkan masyarakat, tetapi juga mencerminkan rendahnya etika politik seorang legislator.

“Kalau sampai seorang anggota DPR menyebut rakyat tolol hanya karena punya aspirasi, maka justru dialah yang lebih tolol dari ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa). Setidaknya ODGJ masih bisa dimaklumi, sementara anggota DPR seharusnya sehat pikirannya karena digaji dari uang rakyat,” tegas Agus Chepy, Minggu (25/8/2025).

Agus Chepy menambahkan, DPR sebagai lembaga perwakilan rakyat seharusnya siap menerima kritik, bahkan yang paling keras sekalipun. Sebab, menurutnya, keberadaan DPR itu bukan hak prerogatif pribadi, melainkan mandat dari rakyat.

“Rakyat berhak menilai dan bahkan berhak kecewa terhadap kinerja DPR. Kalau kinerjanya buruk, lalu muncul wacana pembubaran, itu bagian dari demokrasi. Yang tidak boleh adalah wakil rakyat merendahkan rakyat dengan sebutan tolol,” ujarnya.

Lebih jauh, Agus Chepy mengingatkan para legislator untuk menjaga ucapan dan sikapnya di ruang publik. “Jangan sampai DPR makin kehilangan marwahnya gara-gara ulah oknum anggota yang sok pintar tapi miskin etika,” tutupnya.

Pernyataan kontroversial itu dinilai semakin memperlebar jurang ketidakpercayaan publik terhadap DPR, yang selama ini sudah kerap disorot akibat rendahnya kinerja, praktik politik transaksional, dan maraknya kasus korupsi di kalangan wakil rakyat.

“Kalau DPR ingin dihormati, buktikan dengan kerja nyata, bukan dengan melontarkan kata-kata kasar yang merendahkan rakyat. Ingat, rakyat bisa saja sewaktu-waktu mengingatkan dengan cara yang lebih keras, dan itu sah dalam demokrasi,” pungkas Agus Chepy. (  DS)

Berita Terkait

DPRD Indramayu Dorong Digitalisasi Aset dan Reformasi Struktur Perangkat Daerah Lewat Tiga Raperda
Diskominfo Kuningan Replikasi Aplikasi MBG Sumedang, Percepat Digitalisasi Program Makan Bergizi Gratis
Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Perkuat Semangat Kebangsaan di Kalangan Guru NU.
DPRD Kabupaten Indramayu Diduga Merekayasa Dana Reses Rp.9,4 Miliar Dan Proyek Aspirasi Dewan Diperjualbelikan?
Pemkab Majalengka Salurkan Dana Hibah Rp3,67 Miliar untuk Delapan Partai Politik.
Puluhan Anak Yatim Ikuti Sunatan Massal Diselenggarakan DPC GMPAR Indramayu
RANGGA APRIATNA,S.STP,M.AP : Kepala Dinas Usia termuda di wilayah Ciayumajakuning bahkan mungkin di Prov Jabar
10 Besar Hasil Seleksi Kompetensi Calon Pimpinan BAZNAS Kuningan 2026–2031
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:29 WIB

DPRD Indramayu Dorong Digitalisasi Aset dan Reformasi Struktur Perangkat Daerah Lewat Tiga Raperda

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:10 WIB

Diskominfo Kuningan Replikasi Aplikasi MBG Sumedang, Percepat Digitalisasi Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:34 WIB

Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Perkuat Semangat Kebangsaan di Kalangan Guru NU.

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:35 WIB

DPRD Kabupaten Indramayu Diduga Merekayasa Dana Reses Rp.9,4 Miliar Dan Proyek Aspirasi Dewan Diperjualbelikan?

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:36 WIB

Pemkab Majalengka Salurkan Dana Hibah Rp3,67 Miliar untuk Delapan Partai Politik.

Berita Terbaru

Olah raga

TIMNAS INDONESIA bungkam OMAN 3 — 0

Sabtu, 6 Jun 2026 - 06:39 WIB