Polres Lahat Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Ganja Satu Personil Gugur
Lahat–Sumsel : Patroli News86.com
Polres Lahat melalui Satuan Reserse Narkoba berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis ganja di Desa Simpang III Pumu, Kecamatan Tanjung Sakti Pumu, Kabupaten Lahat. Rabu (22/1/2025)
Operasi ini berlangsung pada Rabu dini hari dan dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba, AKP Hairudin, S.H., didampingi KBO Resnarkoba, Iptu Muhammad.
Berdasarkan laporan masyarakat, rumah EBI bin Mustopa (27), warga setempat, sering dijadikan lokasi transaksi narkoba.
Menanggapi laporan ini, Kasat Resnarkoba memerintahkan tim untuk melakukan penyelidikan. “Kami bergerak cepat setelah mendapat laporan dari warga,” ujar AKP Hairudin, S.H.
Sekira pukul 03.30 WIB, petugas mendatangi rumah EBI. Namun, saat pintu diketuk, EBI melakukan perlawanan dengan mengayunkan sebilah pisau secara membabi buta.
Aksi ini melukai tiga anggota polisi, salah satunya Bripda Faras Nabhan Atallah, yang mengalami luka serius hingga meninggal dunia di RSUD Besemah, Pagaralam.
Menghadapi situasi yang membahayakan, petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan EBI di bagian kaki.
Selain EBI, seorang remaja bernama Lindi Fernandes (19) yang berada di lokasi turut diamankan karena diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba.
Dalam penggeledahan di lokasi, petugas menemukan barang bukti berupa satu tas ransel cokelat berisi daun kering diduga ganja seberat 1.020 gram dan sebilah senjata tajam jenis pisau.
Kedua tersangka beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Lahat untuk proses hukum lebih lanjut.
Kasat Resnarkoba, AKP Hairudin, S.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mundur dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Lahat.
“Kejadian ini menunjukkan betapa berbahayanya tugas kami. Kami turut berduka atas gugurnya Bripda Faras dalam menjalankan tugas negara,” ungkapnya.
EBI diduga sebagai pengedar narkoba di wilayah tersebut, sementara peran Lindi Fernandes masih didalami. “Kami akan terus memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku,” tambah AKP Hairudin.
Penangkapan ini mendapat perhatian luas dari masyarakat setempat. Muhammad Arsyad, tokoh masyarakat Desa Simpang III Pumu, mengapresiasi keberanian dan dedikasi aparat kepolisian.
“Penangkapan ini menjadi bukti bahwa Polres Lahat serius memerangi narkoba. Kami berharap ini menjadi pelajaran bagi semua pihak,” ujarnya.
Gugurnya Bripda Faras Nabhan Atallah menjadi pengingat akan risiko yang dihadapi aparat penegak hukum dalam memberantas kejahatan. Kejadian ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga besar Polres Lahat.
“Kami akan mengenang jasa almarhum sebagai pahlawan dalam memerangi narkoba,” tutur Kasat Resnarkoba.
Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran bagi para pelaku narkoba lainnya. Polres Lahat menegaskan akan terus mengintensifkan operasi di berbagai wilayah untuk memutus mata rantai peredaran narkoba.
Agusman
























