Pj Sekda Angkat Bicara, Pj Kades Tanaduen Tersangka Korupsi Rp 518 Juta.

Rabu, 18 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Sekda Angkat Bicara, Pj Kades Tanaduen Tersangka Korupsi Rp 518 Juta.

PATROLINEWS86.COM _ SIKKA, NTT.
Aparat kepolisian di Polres Sikka menetapkan Penjabat Kepala Desa Tanaduen, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, MB dan MEN, Bendahara Desa, sebagai tersangka dalam kasus korupsi

Penjabat Sekretaris Daerah Sikka : Margaretha Movaldes da Maga Bapa pun lalu memberikan tanggapan soal kasus ini.

Margaretha menyebut, kedua aparatur desa yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut adalah pejabat lama.

Yang ditetapkan sebagai tersangka ialah bendahara yang lama, sudah ada pengganti bendahara baru.

Kemudian, Penjabat Kades yang ditetapkan jadi tersangka juga Penjabat Kades sebelum.

Sekarang sudah ada Penjabat Kades definitif, ucap Margaretha saat dihubungi, Rabu (18/09/2024).

Oleh karena itu, lanjut Margaretha, semua pelayanan dan pelaksanaan roda pemerintahan berjalan normal.
Begitu pun dengan kegiatan pembangunan di desa.

Diberitakan sebelumnya, MB dan MEN ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dana Desa Tanaduen tahun anggaran 2022 senilai Rp 518 juta.
Keduanya dijerat Pasal 2 Ayat (1) juntco Pasal 18 Undang-undang Nomor 31Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditetapkan dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua tersangka ini memanfaatkan uang hasil korupsi ini untuk memperkaya diri.

GELSON _ PATROLINEWS86.COM

Berita Terkait

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?
Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan
BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?
Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD
Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah
APAKAH BISA PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM (PMH) DI SELESAIKAN MELALUI ARBITRASE
Diduga Edarkan 48 Butir Obat Hexymer, Dua Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Pekalongan
Asas Final and Binding Hasil Kesepakatan Keadilan Restoratif
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah

Berita Terbaru