Gelora Suaminya Membara untuk Pengabdian di Kota Kupang, Tegas Dr. Lusia Adinda Dua Nurak, S.Pd., M.M.
PATROLINEWS86.COM – KUPANG, NTT.
Dr Lusia Adinda Dua Nurak, S.Pd.,M.M., istri almarhum mantan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Bapak : Frans Lebu Raya resmi berpasangan dengan Jefri Riwu Kore.
Dr. Lusia Adinda Dua Nurak, S.Pd.,M.M. atau lebih dikenal dengan panggilan Bunda (Lusia Adinda Lebu Raya) adalah Calon Wakil Wali Kota Kupang.
Sementara Jefri Riwu Kore sebagai Calon Wali Kota Kupang.
Keduanya mendeklarasikan itu pada hari ini Selasa 27 Agustus 2024 sebelum mendaftar ke KPU Kota Kupang.
Detik-detik ketika menyampaikan orasi di alun-alun Kota Kupang, Mantan Ketua PKK Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) : Dr. Lusia Adinda Dua Nurak, S. Pd.,M.M. membakar semangat para pendukungnya.
Dr. Lusia Adinda Dua Nurak, S.Pd.,M.M. atau lebih akrab dikenal dengan Bunda (Lusia Adinda Lebu Raya) mengatakan bahwa : gelora semangat suaminya terus membara dalam menata pengabdian selanjutnya.
Ia juga mengklaim banyak orang yang ikut mendukung keduanya.
Lanjutnya, 15 tahun saya mendampingi suaminya menjadi pemimpin di Provinsi NTT.
Artinya, itu merupakan bekal bagi dirinya mengikuti pengabdian lebih lanjut.
Tapi panggilan nurani yang terus menggelora membangun NTT, khususnya Kota Kupang.
Pak Frans Lebu Raya, sudah pergi meninggalkan saya.
Dia tidak meninggalkan abunya tetapi meninggalkan begitu banyak api semangat perjuangan untuk terus mengabdikan diri bagi Kota Kupang yang kita cintai, ucapnya.
Dr. Lusia Adinda Dua Nurak, S.Pd.,M.M. kemudian menuturkan perjalanan kepemimpinan Jefri Riwu Kore selama menjabat.
Pada saat lima tahun menjadi Wali Kota Kupang, Jefri mendapat banyak persoalan seperti Covid-19 hingga badai seroja.
Sekalipun diterpa masalah, kepemimpinan Jefri berjalan mulus.
Jefri punya jaringan di luar Provinsi NTT termasuk Pemerintah pusat.
Jejaring itu yang dimanfaatkan Jefri untuk membangun Kota Kupang dan menatanya lebih baik.
Hasilnya, banyak perubahan yang terjadi di Ibukota Provinsi NTT.
Dengan latar belakang Jefri seperti ini, kehadiran dirinya akan menambah daya dukung untuk mempercantik Kota Kupang.
Dr. Lusia Adinda Dua Nurak, S.Pd.,M.M. juga mengaku bahwa bekal ia selama menjadi Ketua PKK NTT, akan berfokus ke kelompok perempuan dan anak.
Hal itu dia pernah lakukan.
Sehingga itu, ke depan di Kota Kupang ia akan mengerjakan yang sama.
Tentunya ini menjadi perhatian kita bersama.
Sebagai perempuan saya wajib memberikan perhatian khusus bagi kesehatan ibu dan anak, tegasnya.
Dr. Lusia Adinda Dua Nurak, S.Pd.,M.M. mengatakan, dirinya dan Jefri Riwu Kore akan membangun sektor perempuan dan anak, anak-anak muda dengan memulainya dari bagian-bagian pinggiran kelurahan.
Intervensi program di kelurahan akan diarahkan bila dia dan Jefri memimpin Kota Kupang kedepannya.
Menurut Dr. Lusia Adinda Dua Nurak, S.Pd.,M.M., banyak perempuan hebat yang memimpin Provinsi NTT.
Kehadiran dirinya adalah legasi bahwa perempuan diberi ruang untuk menjadi seorang pemimpin.
Ia juga bersaksi bahwa Jefri orang yang jujur.
Lusia Adinda Lebu Raya menyerukan agar masyarakat memilih pemimpin yang jauh dari perilaku korupsi.
Isu yang dihembuskan selama ini, kata dia, sudah dia klarifikasi langsung ke Jefri dan tidak terbukti.
Mari kita ambil bagian dalam pembangunan di Kota Kupang kita cintai ini.
Saya berharap kita pilih pemimpin yang sudah terbukti memimpin Kota Kupang, bukan hanya janji saja, tegasnya.
GELSON PATROLINEWS86.COM.























