Kuningan,patrolinews86.com. Bantuan sosial tunai (BLT BBM) sejumlah Rp.500.000 yang dibagikan kepada penerima manfaat warga Desa Sampora Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan dipotong Rp 100.000.
Menurut salah satu warga Desa Sampora yang berinisial Oi (45) mengatakan,untuk pemotongan yang dilakukan oleh aparat desa beralasan akan diberikan kepada warga sampora yang belum pernah menerima bansos.
Itu diambil oleh perangkat desa setempat, dengan alasan buat bantuan warga yang tidak mendapatkan, yang Rp 100.000,” kata Oi saat ditemui di rumahnya, di Desa Sampora kamis (15/09/22).
Setelah dikomfirmasi oleh awak media patroli kepada krepala desa sampora (PJS) Ida dan seluruh perangkat desa mengiyakan pemotongan itu,yang dilakukan beberapa waktu yang lalu sesudah BLT BBM dibagikan oleh petugas Pos senilai Rp 500.000 Maka Rt dan Kadus setempat mengkondisikan sekaligus mengkordinir pemotongan senilai Rp.100.000 kepada penerima bantuan dengan dalih untuk pemerataan bagi warga yang tidak mendapatkan,”ungkap perangkat desa.
hal senada di katakan PJS Kades bahwa benar ada kejadian pemotonganntersebut tetapi pihaknya tidak sama sekali mengarahkan untuk hal itu.
” itu inisiatif lingkungan atas dasar musywarah pihak rt/ Rw hanya mengkordinir,”tegas PJS Iades Sampora
padahal tidak ada aturan dan arahan kesana,itu hanya kebijakan yang dikeluarkan oleh perangkat desa untuk warga yang tidak mendapatkan bantuan.
sudah jelas pemerintah pusat tidak ada toleransi dan kebijakan diwakilkan apalagi untuk pemotongan bantuan tersebut,”pungkasnya.(Deden Sudiana)


























