Program Kemenag Kabupaten Bandung Pasca Pandemi Covid-19

Selasa, 16 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kakan Kemenag Kabupaten Bandung, H. Abdurahim, S.Ag, M.Si.

Kabupaten Bandung, patrolinews86.com-Fungsi Kementerian Agama (Kemenag) adalah menjalankan tugas-tugas dari pemerintah di bidang kegiatan keagamaan, diantaranya melakukan pembinaan, pelayanan, termasuk juga evaluasi kinerja para pegawai.
Selama pandemi covid-19 ini banyak hal-hal yang merepotkan, tapi pelayanan harus tetap berjalan. Hal ini dikatakan Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Kabupaten Bandung H. Abdurahim, S.Ag, M.Si, ketika ditemui diruangan kantornya baru-baru ini.
Lebih jauh H. Abdurahim, yang baru beberapa bulan lalu dilantik menjadi Kakan Kemenag Kabupaten Bandung tersebut menjelaskan, pasca pandemi covid-19 yang sekarang ini, program Kemenag Kabupaten Bandung diantaranya adalah meningkatkan pelayanan bidang haji dengan segala rupa pemberangkatan. Kemudian bidang pendidikan juga ada kurikulum merdeka, yang mengevaluasi ketertinggalan pada saat pandemi covid-19. “Dikurikulum merdeka ini diharapkan bisa memenuhi pelajaran yang tertinggal pada saat itu”, ujarnya.
Mengenai tata kelola pemerintahan, sekarang sudah tidak ada lagi yang namanya work from home (WFH), semuanya sudah work from office (WFO). Kita evaluasi dimana kekurangan dan kelebihan nya, sehingga bisa kita sesuaikan dengan melaksanakan pembelanjaan se-optimal mungkin. “Khususnya dalam hal kualitas pelayanan sesuai dengan kritik yang masuk ke Kantor Urusan Agama (KUA), sekarang kita membangun 2 KUA yaitu KUA Ciparay dan KUA Majalaya. Dan dalam bidang pendidikan, kita juga membangun Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bandung yang berlokasi di Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung. Anggaran nya bersumber dari sertifikat berharga syariah negara (SBSN) atau APBN”, tambah H. Abdurahim.
Dengan dibangun nya 2 KUA dan 1 MTsN ini, Kemenag Kabupaten Bandung berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dibidang pencatatan nikah dan di organisasi KUA nya. Sedangkan pembangunan madrasah, disamping kurikulum merdeka, secara bertahap dilaksanakan dalam rangka memenuhi kekurangan disaat kurikulum covid-19. Sedangkan inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan, sarana prasarana juga sama. Semuanya tugas dan fungsi dari Kakan Kemenag, artinya Kakan Kemenag melaksanakan dan memenuhi apa yang diinginkan oleh masyarakat. “Seperti pelayanan haji, madrasah, dan pelayanan pencatatan nikah, semuanya ini termasuk pembinaan kepada masyarakat. Apalagi tahun ini adalah tahun toleransi, jadi toleransi dalam agama harus kita tingkatkan”, harap H. Abdurahim.
Menyinggung tentang pemahaman masyarakat mengenai toleransi atau saling menghargai, sekarang pola fikir manusia itu berbeda. Sehingga berkerucut dalam kerumunan. Dikaitkan dengan program kemandirian pesantren sebagaimana Dalam Undang-Undang nomor 18 (UU 18), bahwa pesantren berfungsi sebagai pemberdayaan masyarakat.
Karena sudah ada UU nya, di Kabupaten / Kota termasuk Propinsi kita aktifkan dengan membuat Perda dan Perpu tentang Pesantren. Bagaimana afirmasi, rekompetisi dan memfasilitasi apa yang dibutuhkan para Kyai ketika membuat sebuah pesantren. Disamping itu kita adakan perbaikan-perbaikan sarana supaya nyaman, indah dan tidak kumuh.
Sebagai Kakan Kemenag Kabupaten Bandung, H. Abdurahim berkomitmen dalam hal tata kelola keuangan dengan membuat Ruang Rapat dan Aula supaya nyaman. “Jadi tugas dan fungsi seorang pimpinan itu adalah memenuhi apa yang dibutuhkan”, tandas H. Abdurahim. *(IH. Sianipar)*

Berita Terkait

Bupati Dian Tekankan Peran Strategis Penyuluh KB.Kukuhkan Pengurus IPeKB Kuningan 2026–2030,
Cerita di Balik Candi Plaosan: Cinta yang Indah dari Dua Hal yang Berbeda.
Puncak Acara Festival Candi Kembar Plaosan Klaten Bawa Pesan Kerukunan dan Perdamaian Dunia. 
Pelantikan AMKI Sumsel Penuh Antusiasme, Tokoh Media dan Pejabat Hadir
Aktivis Anti Korupsi Cirebon Desak Pemkot Bangun GOR dan Lapangan Sepak Bola di Argasunya
Diskominfo Kabupaten Pekalongan Selenggarakan Rapat Kordinasi Dorong KIM Perkuat Peran Informasi Publik Berbasis Masyarakat
Berita tentang adanya dugaan MBG Tidak disalurkan diduga di korup, inilah kata SPPG dan Yayasan 
Dedi Aryanto Kembali Pimpin HNSI Indramayu 2026–2031, HNSI Jadikan Rumah Besar Nelayan

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WIB

Bupati Dian Tekankan Peran Strategis Penyuluh KB.Kukuhkan Pengurus IPeKB Kuningan 2026–2030,

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:36 WIB

Cerita di Balik Candi Plaosan: Cinta yang Indah dari Dua Hal yang Berbeda.

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:25 WIB

Puncak Acara Festival Candi Kembar Plaosan Klaten Bawa Pesan Kerukunan dan Perdamaian Dunia. 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:04 WIB

Pelantikan AMKI Sumsel Penuh Antusiasme, Tokoh Media dan Pejabat Hadir

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:00 WIB

Aktivis Anti Korupsi Cirebon Desak Pemkot Bangun GOR dan Lapangan Sepak Bola di Argasunya

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Datangnya Kematian Menjadi Pengingat Bagi Manusia

Senin, 25 Mei 2026 - 07:52 WIB

WARTA DESA

Bupati Dian Resmikan Kampung KB Sangga Buana Cijoho,

Senin, 25 Mei 2026 - 07:50 WIB

LINTAS DAERAH

Jangan Sampai Dunia Membutakan Hati dan Melalaikan Ibadah

Senin, 25 Mei 2026 - 07:45 WIB

eropa365 https://dadunation.it.com/