Masih kata Triyono ” Benturan keras tidak ada yang melihat. Namun, setelah kejadian tersebut banyak masyarakat yang berkerumun melihat kondisi Sugiono dan yang diboncengnya karena tidak sadarkan diri. Oleh anggota laka lantas Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Pelabuhan. Sayangnya, sampai di Rumah Sakit Pelabuhan, korban keburu merenggangkan nyawanya.
“Pengendara motor meninggal dunia dalam perawatan medis di Rumah Sakit Pelabuhan. Sementara yang bonceng, masih dirawat di Rumah Sakit dan belum dimintai keterangan,” tandas AKP Triyono Raharja, S.IK. MH, CPHR.
Setelah korban dievakuasikan, Unit Laka Lantas Polres Ciko ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi. Kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas juga dibawa ke Kantor Unit Laka Lantas untuk dijadikan sebagai barang bukti laka lantas serta proses lebih lanjut. Tambah Kasi humas ciko.
Atas kejadian tersebut, Kendaraan sepeda motor Honda Vario No.Pol.; E-3323-CA mengalami kerusakan pecah pada bodi bagian depan, samping kanan dan kiri, besi sasis bengkok, kaca lampu besar pecah. Kendaraan Mitsubishi Truck Box No.Pol.; E-9088-AD mengalami kerusakan besi bemper belakang sebelah kanan patah. Estimasi kerugian Materi Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah). Jelas IPTU Ngatidja, SH MH. Alumni SIP Sus WSW 2015 ini.
Lanjut kasi humas ciko, pihaknya menghimbau kepada pengendara di wilayah Kota Cirebon agar berhati-hati pada musim hujan. Karena cuaca hujan dan jalan yang licin menjadi rawan kecelakaan lalu lintas. Tutup IPTU Ngatidja, SH. MH.
( Dedi )
Halaman : 1 2
























