Kabupaten Cirebon Patrolinews86.com
Dengan Pandemi Covid yang berkepanjangan ini dampak pada bidang pendidikan sangat berpengaruh sekali karena sejak tahun 2020, awal dari Covid 19 lalu, pemerintah mengeluarkan peraturan untuk kegiatan belajar mengajar anak – anak tidak tatap muka hanya diperkenankan melalui daring.
Hal ini sangat sangat berdampak baik murid ataupun para guru pengajarnya, karena dengan melalui program daring atau pembelajaran jarak jauh tidak akan maksimal Karna banyak faktor dan permasalahan. yang muncul.

Drs. Rifa’i Sahid Kepsek Sdn 1 Kecomberan sekaligus ketua PGRI kec. Talun, baru baru ini disekolah yang beliau Pimpin telah melaksanakan kegiatan pendampingan sejak tgl. 11 Agustus 2021 lalu dengan memperhatikan Prokes dan pula berita acara yaitu berupa surat pernyataan dari para orangtua murid serta sebagai Payung hukumnya adalah SKB 4 menteri, ujarnya.
Drs. Rifa’i pada awak media (18/8/2021) diruang kerjanya, mengatakan, dengan jumlah 276 siswa dalam pelaksanaan pendampingan tersebut dilaksanakan seminggu hanya 2 X, dibagi 2 sift yang perkelas, adapun durasi pembelajarannya pun dari kls 1 sampai kls 3 hanya satu jam setiap pertemuan dan kls 4,5,6, itu satu jam setengah, dengan harapan, agar anak didik bisa lebih terarah dalam belajar dan lebih mengefektifkan waktu untuk belajar.
Beliau menambahkan , dengan situasi Pandemi ini juga adanya penurunan dalam penerimaan siswa baru juga mungkin ini semua salah satunya yaitu keberhasilan program Keluarga berencana (KB) tegasnya,

Ditempat yang sama perwakilan orangtua siswa juga mengatakan bahwa dengan adanya pembelajaran pendampingan ini sangat mengapresiasi program tersebut karena menurutnya ini dapat memulihkan semangat belajar anak anak yang selama ini tertunda dalam waktu yang cukup lama dan semoga kegiatan belajar mengajar ini akan tetap terus berjalan hingga situasi normal dan jauh lebih baik lagi, harapnya, ( Liputan khusus Agustian)
























